Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Perkosa Anak Kandung Berkali-Kali

LENSA BHAYANGKARA

Kamis, 6 November 2025 - 00:39

50252 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Tindakan keji seorang ayah di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, mengguncang masyarakat setempat. Pria yang seharusnya menjadi pelindung dan panutan bagi keluarganya, tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur. Lebih memilukan lagi, korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus yang mengalami keterbelakangan fisik dan mental.

Dalam kondisi tak berdaya, korban menjadi sasaran nafsu bejat ayahnya sendiri—sosok yang seharusnya menjadi pelindung dan penjaga bagi anak tersebut. Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat, yang sulit menerima kenyataan bahwa seorang ayah bisa melakukan tindakan sekejam itu terhadap darah dagingnya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga mencurigai adanya sesuatu yang tidak wajar pada korban. Kecurigaan itu semakin menguat setelah korban menunjukkan perubahan perilaku yang tidak biasa serta tanda-tanda fisik yang mencurigakan. Dugaan tersebut akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian, yang langsung bergerak cepat untuk menyelidiki kasus ini.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri mengatakan bahwa pelaku kini telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Pelaku sudah kami tahan dan sedang menjalani proses hukum. Kami akan memastikan kasus ini ditangani dengan serius demi keadilan bagi korban,” ujarnya, Rabu, 5 November 2025.

Sementara itu, korban saat ini mendapatkan pendampingan dari pihak berwenang serta relawan yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak. Pendampingan ini dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi fisik dan psikologis korban yang mengalami trauma mendalam akibat peristiwa tersebut.

Masyarakat setempat mengaku geram dan marah atas tindakan pelaku. Mereka mengecam perbuatan tersebut sebagai tindakan tidak bermoral yang mencoreng nilai-nilai kemanusiaan dan agama. Warga berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas kejahatan yang telah dilakukannya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak, terutama yang dilakukan oleh orang terdekat seperti keluarga, masih menjadi masalah serius yang harus segera diberantas. Aparat kepolisian dan relawan perlindungan anak menyerukan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada dan peka terhadap tanda-tanda kekerasan di lingkungan terdekat mereka.

Saat ini, proses hukum terhadap pelaku masih terus berjalan. Polisi berkomitmen untuk mengusut kasus ini hingga tuntas agar pelaku mendapatkan hukuman maksimal sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Laporan : Gabe

 

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Atur Ketat Pembelian BBM Bersubsidi, Aturan Berlaku Mulai 21 Juli 2026
Dugaan Pungutan PIP Lima Puluh Ribu Rupiah di SDN 2 Biak Muli Minta Diusut Tuntas
Bungkamnya BSI Kutacane Atas Pesan Berantai Soal Pelecehan Jadi Preseden Buruk Etika Perbankan
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Ramai Menuduh Aset Desa Raib, Pelapor Justru Dituding Punya Motif Pribadi dan Dendam Lama
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Perkuat Penindakan Sabu, Warga Diajak Aktif Laporkan Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:39

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka

Minggu, 20 September 2026 - 16:03

Peringati HUT ke-81 TNI,Kodim 0203/Lkt Gelar Baksos Kesehatan Gratis,Ratusan Warga Hadir

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10

Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak

Sabtu, 19 September 2026 - 07:59

Rutan I Medan Gandeng Ratusan Pasukan Gegana Brimob, TNI, Polri, BNN Gelar Razia Gabungan Skala Besar dan Tes Urine Massal Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 12:17

Dukung Program Kementerian Imipas, Kalapas Pancur Batu Sambut Kunjungan PC GM FKPPI Medan

Jumat, 18 September 2026 - 09:42

Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online

Kamis, 17 September 2026 - 16:09

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi, Batalkan Vonis PT Medan dalam Perkara Bambang alias Bembeng

Kamis, 17 September 2026 - 08:39

Lapas Kelas IIA Binjai Perkuat Deteksi Dini Kamtib melalui Razia Gabungan dan Tes Urine 150 WBP

Berita Terbaru