LIRA Minta Mabes Polri Turun Tangan Usut Dugaan Penyelundupan Getah Pinus di Gayo Lues

REDAKSI BHAYANGKARA

Minggu, 10 Agustus 2025 - 16:06

50501 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues,— Aktivis Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) M Purba,SH mendesak Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk turun langsung ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, guna mengusut secara tuntas dugaan praktik penyelundupan getah pinus yang diduga masih marak terjadi di wilayah tersebut.

 

Aktivis LIRA ini menyampaikan bahwa indikasi kuat adanya permainan terorganisasi dalam distribusi getah pinus ke luar daerah tanpa izin resmi menimbulkan kerugian besar terhadap pendapatan daerah dan kelestarian hutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami melihat ada pembiaran yang terjadi secara sistematis. LIRA meminta Mabes Polri segera mengirim tim independen guna mengusut dugaan keterlibatan oknum, baik dari unsur pemerintah maupun aparat di lapangan,” ujar perwakilan LIRA dalam siaran pers yang diterima media ini Minggu (10/8/2025).

 

LIRA juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pengangkutan getah pinus yang diduga melibatkan jaringan lintas provinsi, dengan tujuan utama distribusi ke wilayah Sumatera Utara.

 

Kerugian Ekologis dan Ekonomis

Menurut LIRA, selain menyebabkan kerugian pendapatan asli daerah (PAD), praktik ilegal tersebut juga berdampak pada kerusakan lingkungan. Penebangan liar dan pengambilan getah tanpa izin dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem hutan pinus di dataran tinggi Gayo.

 

“Kita bicara bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal masa depan hutan Gayo Lues. Jika dibiarkan, kerusakan akan sulit dipulihkan,” ujar LIRA.

 

 

“Penindakan sesekali tidak akan cukup. Harus ada supervisi dari tingkat pusat agar proses hukum berjalan transparan dan tidak tebang pilih,” tegas Aktivis LIRA ini.

LIRA berharap Mabes Polri merespons cepat permintaan ini agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga.(TIM) Bersambung…

Berita Terkait

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Dugaan Pelanggaran PT Hopson Kembali Terjadi, Publik Nilai Pembekuan Hanya Sekadar Simbol Administrasi
Pabrik PT Hopson Kembali Aktif di Tengah Polemik Lingkungan, Aparat dan Pemerintah Aceh Kini Diuji Publik
Tumbuhkan Minat Baca, Komunitas “INI BUDI” Resmi Diluncurkan Lewat Gerakan Gemar Membaca di Kelurahan Cimincrang
Pencabutan Pergub JKA Harus Menjadi Momentum Evaluasi Kebijakan, Bukan Ruang Pengembangan Isu
Suryadi Djamil Desak Gubernur Aceh Segera Jumpai Massa Aksi ARA Demi Aceh Metuah
Pasca Pembekuan Operasional PT Rosin, Publik Pertanyakan Wibawa Negara, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Bertindak
Turun Gunung! Sang Maestro Dahlan Abubakar Siap Kembalikan Kejayaan PWI Sulsel

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:32

Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:28

Tumbuhkan Minat Baca, Komunitas “INI BUDI” Resmi Diluncurkan Lewat Gerakan Gemar Membaca di Kelurahan Cimincrang

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:51

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Transparansi Informasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:42

Diduga Ada Permainan Kotor di Rutan Kelas I Medan, Peredaran Narkoba Disebut Dikendalikan dari Dalam Blok

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:41

Penuh Kepedulian, Tuntaspos TV Medan Gelar Jumat Barokah dan Bagikan Nasi Bungkus untuk Sesama

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:39

Tim Cobra Polres Binjai Lumpuhkan Begal Sadis Pelajar SMA, Dua Pelaku Ditembak Saat Melawan

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:55

Di Bawah Rintik Gerimis, Suwardi Tahir Bawa Misi Penyegaran untuk PWI Sulsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:08

Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove

Berita Terbaru