Dihadapan Seluruh Pengulu, Kapolsek Blangkejeren Tegaskan Bahwa Karhutla Harus Dicegah Sejak dari Tingkat Desa

LENSA BHAYANGKARA

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:42

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren — Kepolisian Sektor (Polsek) Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kebakaran di musim kemarau tahun ini. Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Polsek Blangkejeren, Kecamatan Blangkejeren, pada Kamis (17/07/2025) pagi, dihadiri seluruh pengulu desa se-Kecamatan Dabun Gelang serta jajaran Polsek Blangkejeren.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Blangkejeren IPTU Syamsuddin, S.H., menyampaikan pentingnya langkah pencegahan sejak dini dan kolaborasi aktif antara pemerintah desa, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla. Dalam arahannya, IPTU Syamsuddin menegaskan bahwa Karhutla bukan hanya masalah lingkungan, melainkan juga persoalan sosial, kesehatan, dan hukum yang berdampak luas.

Menurut Kapolsek, sosialisasi ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan Kapolres Gayo Lues terkait peningkatan kewaspadaan terhadap Karhutla di wilayah hukum Polsek Blangkejeren. Kecamatan Dabun Gelang dipetakan sebagai salah satu wilayah dengan kerentanan tinggi terhadap kebakaran lahan, terutama akibat praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar yang masih ditemukan di sejumlah desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk meningkatkan pemahaman para pengulu desa agar mampu menyampaikan edukasi langsung kepada masyarakatnya tentang bahaya Karhutla dan cara pencegahannya. Karhutla bukan hanya merusak hutan dan alam, tetapi juga menimbulkan dampak kesehatan dan kerugian ekonomi yang besar bagi warga,” ujar IPTU Syamsuddin di hadapan para peserta.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Polsek, antara lain Wakapolsek Blangkejeren AIPTU Syamsuddin Ariga, Kanit Intel BRIPKA M. Ary Prayudi, serta para Bhabinkamtibmas. Para pengulu desa tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan dan memberikan perhatian serius terhadap materi yang disampaikan.

Kapolsek menambahkan bahwa dalam sosialisasi ini pihaknya tidak hanya memberikan pengetahuan tentang bahaya Karhutla, namun juga menyampaikan konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Menurutnya, tindakan membakar lahan, baik disengaja maupun karena kelalaian, telah diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan dan dapat dikenakan sanksi pidana.

“Masalah Karhutla menjadi perhatian serius kami. Ini bukan semata-mata pelanggaran lingkungan, tetapi juga tindak pidana yang bisa dikenakan hukuman berat. Maka, kami meminta kepada para pengulu desa agar aktif menyampaikan pesan ini kepada masyarakatnya. Bukan hanya untuk mencegah, tetapi juga membantu mengidentifikasi siapa saja yang melakukan pembakaran secara ilegal di wilayah masing-masing,” ujar Kapolsek.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dan berjalan dalam suasana tertib dan aman. Dalam sesi akhir, para peserta menyatakan kesanggupan untuk meneruskan informasi yang diterima kepada masyarakat dan berkomitmen mengedukasi warga agar tidak lagi melakukan praktik pembakaran sembarangan.

Kapolsek berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini, akan terbentuk kesadaran kolektif di tengah masyarakat bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Ia menekankan bahwa tidak ada solusi lain dalam menghadapi Karhutla selain edukasi, pencegahan dini, dan pengawasan ketat di tingkat desa.

“Mari kita jaga bumi kita bersama-sama. Jangan sampai karena kelalaian, kita mewariskan bencana ekologis kepada anak cucu kita. Karhutla bisa dicegah jika semua pihak bersatu dan peduli,” tutup IPTU Syamsuddin.

Polsek Blangkejeren menyatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama di wilayah-wilayah yang dinilai rawan Karhutla. Dengan melibatkan para pengulu desa sebagai garda terdepan di masyarakat, kepolisian berharap upaya pencegahan bisa lebih efektif dan tepat sasaran. (Abdiansyah)

Berita Terkait

**APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan** 
*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 
Sengkarut Pascabanjir Gayo Lues: Sewa Alat Berat Menunggak, Dana DTH Masih Amburadul
Soroti Tren Belanja E-Purchasing, APH Diminta Awasi Ketat Dinas Pertanian Gayo Lues
Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya Disambut Didong Alo dan Tari Ranup Lampuan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Dalam 2 Jam, Jalan Nasional depan PT Rosin yang Tertutup Longsor Kini Sudah Bisa Dilewati

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:00

Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan

Senin, 7 September 2026 - 21:51

Prajurit Korem 143/HO Antarkan Paskibraka Sultra Raih Juara 2 Umum LKBB-PB MPR RI

Minggu, 6 September 2026 - 12:30

Wartawan dan Organisasi Pers Bahas Implikasi RUU Perampasan Aset dalam Seminar SWI

Sabtu, 5 September 2026 - 09:24

Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Sabtu, 5 September 2026 - 00:22

Cafe di Jl. AP Pettarani Makassar Dirusak Orang Tak Dikenal, Pemilik Resmi Lapor Polisi

Rabu, 2 September 2026 - 22:26

Bobol Toko Baja di Talaga dan Gasak Rp 285 Juta, 3 Komplotan Residivis Lintas Daerah Diringkus Polres Majalengka

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:26

Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Berita Terbaru