Bupati Suhadi dan Kadisdik Juraida Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus KGBN Aceh 2025–2030, Tegaskan Dukungan Penuh Pemkab Gayo Lues

LENSA BHAYANGKARA

Selasa, 1 Juli 2025 - 19:07

50640 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyambut dengan penuh kebanggaan dan antusiasme pelantikan Pengurus Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Provinsi Aceh masa bakti 2025–2030 yang berlangsung di Banda Aceh. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi dunia pendidikan Aceh untuk bergerak lebih progresif dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman, sekaligus meneguhkan peran guru sebagai pilar utama transformasi pendidikan.

Ucapan selamat dan apresiasi datang langsung dari Bupati Gayo Lues, Suhadi, S.Pd., M.Si pada 1 Juli 2025 yang menilai pelantikan ini bukan sekadar rutinitas kelembagaan, melainkan langkah strategis dalam mendorong kemajuan kualitas pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa KGBN merupakan momentum penting bagi dunia pendidikan, terutama dalam memperkuat kualitas guru sebagai ujung tombak perubahan di sekolah-sekolah. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa para pengurus yang baru dilantik akan menjadi lokomotor perubahan yang membawa dampak positif dan signifikan, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Aceh secara keseluruhan, dan Kabupaten Gayo Lues pada khususnya.

Lebih lanjut, Suhadi menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gayo Lues sepenuhnya mendukung eksistensi dan program-program KGBN yang berorientasi pada peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran. Ia berharap KGBN Provinsi Aceh dapat terus menjadi ruang inspiratif, wadah kolaboratif, serta sarana pengembangan diri yang produktif bagi para guru di seluruh Aceh. Menurutnya, hanya melalui sinergi dan kerja bersama antara organisasi profesi guru, pemerintah, dan komunitas pendidikan, cita-cita mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan dapat benar-benar terwujud.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Dra. Juraida, M.M., juga menyampaikan pandangannya terhadap pentingnya pelantikan pengurus KGBN ini. Ia mengatakan bahwa kepengurusan baru ini bukan hanya simbolisasi struktural, tetapi membawa amanah besar untuk memajukan dunia pendidikan di Aceh secara menyeluruh. Dalam pandangannya, KGBN adalah organisasi yang sangat strategis karena mampu menjadi tempat bagi para guru untuk terus berinovasi, membangun kolaborasi, dan meningkatkan kompetensi profesional secara berkelanjutan.

Juraida juga menggarisbawahi bahwa semangat belajar dan berbagi yang menjadi semangat utama KGBN adalah modal penting dalam membangun transformasi pendidikan yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masa kini dan masa depan. Ia menantikan kolaborasi konkret dan sinergi yang positif antara KGBN Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam mewujudkan visi bersama untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan. Dengan semangat kebersamaan tersebut, ia optimistis bahwa Gayo Lues akan menjadi bagian penting dalam gerakan kolektif menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik.

Pelantikan pengurus KGBN Provinsi Aceh tahun ini juga menjadi momen istimewa bagi Kabupaten Gayo Lues. Tiga tokoh pendidik dari wilayah berjuluk “Negeri Seribu Bukit” tersebut turut dipercaya menjadi bagian dari struktur kepengurusan provinsi. Mereka adalah Rahmah Wati, S.Pd., M.Pd., Gr, Kepala SD Negeri 4 Blangkejeren, yang ditunjuk sebagai Bendahara Umum KGBN Provinsi Aceh; Aramico, S.Pd., sebagai pengurus di Bidang Pengembangan Anggota dan Penggerak; serta Ria Fitriani, S.Pd., M.Pd., yang masuk dalam jajaran pengurus di Bidang Pengelola dan Penyebaran Informasi. Keterlibatan tiga figur ini menunjukkan bahwa kualitas pendidik dari daerah pun diakui dan dipercaya mengambil peran di level provinsi.

Partisipasi aktif mereka dalam jajaran KGBN Provinsi Aceh juga menjadi penanda bahwa komitmen terhadap penguatan pendidikan tidak hanya datang dari pusat, melainkan juga mengakar kuat di daerah-daerah pelosok seperti Gayo Lues. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi guru-guru lainnya di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, dan mengambil peran lebih luas dalam gerakan pendidikan nasional.

Dalam rencana ke depan, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga menyampaikan bahwa kepengurusan KGBN tingkat kabupaten akan segera dibentuk dan dilantik dalam waktu dekat. Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi titik tolak pembentukan komunitas belajar yang lebih kuat, solid, dan relevan dengan konteks lokal. Melalui pembentukan kepengurusan daerah, KGBN diharapkan mampu menjangkau lebih banyak guru, menjawab tantangan spesifik di wilayah masing-masing, dan menciptakan budaya pembelajaran yang partisipatif serta berkelanjutan.

Bupati Suhadi dan Kadisdik Juraida sama-sama berharap bahwa hadirnya kepengurusan KGBN di semua level akan membangun sinergi antarguru, sekolah, dan pemerintah. Sinergi ini diyakini menjadi fondasi kokoh dalam menghadirkan generasi Aceh yang unggul, tidak hanya dari segi akademik, tetapi juga dalam karakter dan kepekaan sosial. Pendidikan di era ini tidak lagi bisa dijalankan secara konvensional. Oleh karena itu, transformasi berbasis komunitas belajar seperti yang diusung oleh KGBN menjadi kebutuhan mutlak.

Pelantikan KGBN Provinsi Aceh bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja besar bersama. Sebuah panggilan untuk guru-guru di seluruh Aceh agar terus bergerak, belajar, dan berbagi demi masa depan pendidikan yang lebih baik. Dan dari Gayo Lues, semangat itu telah ditunjukkan, bahwa dari negeri di tengah Bukit Barisan pun, cahaya perubahan pendidikan dapat menyala terang. (Abdiansyah)

Berita Terkait

**APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan** 
*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 
Sengkarut Pascabanjir Gayo Lues: Sewa Alat Berat Menunggak, Dana DTH Masih Amburadul
Soroti Tren Belanja E-Purchasing, APH Diminta Awasi Ketat Dinas Pertanian Gayo Lues
Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya Disambut Didong Alo dan Tari Ranup Lampuan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Dalam 2 Jam, Jalan Nasional depan PT Rosin yang Tertutup Longsor Kini Sudah Bisa Dilewati

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:39

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka

Minggu, 20 September 2026 - 16:03

Peringati HUT ke-81 TNI,Kodim 0203/Lkt Gelar Baksos Kesehatan Gratis,Ratusan Warga Hadir

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10

Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak

Sabtu, 19 September 2026 - 07:59

Rutan I Medan Gandeng Ratusan Pasukan Gegana Brimob, TNI, Polri, BNN Gelar Razia Gabungan Skala Besar dan Tes Urine Massal Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 12:17

Dukung Program Kementerian Imipas, Kalapas Pancur Batu Sambut Kunjungan PC GM FKPPI Medan

Jumat, 18 September 2026 - 09:42

Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online

Kamis, 17 September 2026 - 16:09

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi, Batalkan Vonis PT Medan dalam Perkara Bambang alias Bembeng

Kamis, 17 September 2026 - 08:39

Lapas Kelas IIA Binjai Perkuat Deteksi Dini Kamtib melalui Razia Gabungan dan Tes Urine 150 WBP

Berita Terbaru