Jembatan Terputus, Akses Terganggu, Brimob Polda Aceh Hadir Bangun Kembali Penghubung Desa dan Area Pertanian Warga

LENSA BHAYANGKARA

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25

50140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, — Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh menunjukkan aksi nyata dan kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan turut serta dalam pembangunan jembatan gantung di sejumlah desa di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya tanggap darurat sekaligus pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Selasa, 3 Januari 2026 lalu.

Keberadaan jembatan darurat menjadi krusial menyusul rusaknya beberapa akses penghubung utama antar desa yang sebelumnya menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, utamanya dalam sektor pertanian dan distribusi hasil kebun. Banjir bandang yang meluap secara tiba-tiba meninggalkan kerusakan cukup parah di sejumlah titik, termasuk menghanyutkan sarana transportasi seperti jembatan penghubung dan menutup jalur setapak yang biasa dilalui masyarakat menuju ladang dan pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon D Pelopor, Komisaris Polisi Zulfikar, S.H., tim Brimob hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong dan kemanusiaan. Keikutsertaan anggota Brimob dalam pembangunan jembatan diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta membuka kembali akses penting yang selama ini terputus akibat terjangan banjir. Kompol Zulfikar hadir bersama jajarannya, termasuk Wakil Danyon AKP Imanta Purba, SH, dan komandan kompi dari masing-masing unit. Kegiatan pembangunan diintensifkan di titik-titik krusial, salah satunya di Desa Singah Mulo dan Desa Jeret Onom, yang menjadi fokus utama awal proyek pembangunan jembatan gantung.

Pembangunan jembatan gantung ini bukan hanya solusi teknis semata, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antara aparat dan masyarakat. Dalam pernyataannya di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga, Komandan Batalyon menekankan bahwa kehadiran Brimob tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana. Ia menyebutkan bahwa jembatan tersebut akan menjadi penghubung utama warga dari kawasan pemukiman menuju kebun dan pasar, yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama warga.

Warga yang terdampak merespons positif aksi nyata dari aparat. Ali Hanafiah, salah seorang warga Desa Jeret Onom, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Batalyon D Pelopor. Menurutnya, jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat mengingat sejak bencana terjadi, aktivitas berkebun terhambat, dan hasil panen pun sulit dibawa ke pasar untuk dijual. Ia menambahkan bahwa pembangunan ini membawa harapan baru bagi masyarakat desa, agar kehidupan ekonomi bisa kembali pulih secara perlahan.

Pembangunan jembatan gantung tidak hanya menyasar pada aspek fisik semata, melainkan menjadi langkah awal dalam merajut kembali konektivitas dan harapan warga terhadap kehidupan yang lebih baik pascabencana. Dengan tuntasnya pembangunan ini, diharapkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala. Kegiatan semacam ini juga menjadi bentuk nyata dari semangat Bhakti Brimob untuk masyarakat, menjawab langsung kebutuhan dan persoalan rakyat di lapangan secara cepat dan tanggap.(Munandar SP)

Berita Terkait

**APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan** 
*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 
Sengkarut Pascabanjir Gayo Lues: Sewa Alat Berat Menunggak, Dana DTH Masih Amburadul
Soroti Tren Belanja E-Purchasing, APH Diminta Awasi Ketat Dinas Pertanian Gayo Lues
Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya Disambut Didong Alo dan Tari Ranup Lampuan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Dalam 2 Jam, Jalan Nasional depan PT Rosin yang Tertutup Longsor Kini Sudah Bisa Dilewati

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:08

Kuasa Hukum Korban Curanmor Datangi Satreskrim Polresta Pekanbaru Kawal Kasus

Kamis, 17 September 2026 - 16:06

Dakwaan Korupsi Gugur, Eks Bendahara BOS SMK Ganda Husada Divonis Lepas!

Minggu, 13 September 2026 - 01:05

Kelangkaan BBM dan GAS LPG Semakin Meluas, Adi Silele : “Rakyat Menjerit”

Sabtu, 12 September 2026 - 23:28

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Tim Resmob Polres Simalungun Gelar Patroli Skala Besar di Malam Libur

Jumat, 11 September 2026 - 11:37

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar

Senin, 7 September 2026 - 23:18

Warga Bantah Barak Gang Saru Digunakan untuk Narkoba, Pertanyakan Temuan di Lokasi

Senin, 7 September 2026 - 22:02

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Kamis, 3 September 2026 - 14:49

Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus

Berita Terbaru