Kutacane, 09 Agustus 2025 — Forum Membangun Desa (FORMADES) Aceh Tenggara melakukan kunjungan ke Desa Lawe Harum, Kecamatan Deleng Pokhison, Sabtu pagi (09/08/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan desa sejak adanya penyaluran Dana Desa.
Saat tim FORMADES tiba, Kepala Desa Lawe Harum tidak berada di tempat. Tim pun berinteraksi langsung dengan warga yang mengungkapkan berbagai keluhan terkait pengelolaan Dana Desa selama tiga tahun terakhir. Mereka menilai bahwa keberadaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) yang seharusnya menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak pernah dirasakan manfaatnya.
“Kami memiliki dana lebih dari Rp700 juta, tapi sama sekali tidak tahu keberadaan BUMK. Seharusnya dengan dana tersebut warga sudah sejahtera,” ujar salah seorang ibu warga Desa Lawe Harum kepada tim FORMADES.
Ketika ditemui di kediamannya, Sekretaris Desa mengakui bahwa BUMK memang belum ada di desa tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian mengingat Desa Lawe Harum yang memiliki 98 kepala keluarga, terdiri dari dua suku yaitu Tapanuli dan Alas, sangat bergantung pada pertanian dan perkebunan sebagai sumber penghasilan utama.
Warga pun mempertanyakan apakah ketidakhadiran BUMK merupakan indikasi bahwa dana desa digunakan tidak sesuai peruntukannya. Mereka menduga adanya penyalahgunaan dana, khususnya pada proyek fisik yang diduga mengalir ke kantong pribadi oknum kepala desa.
Paisal, perwakilan FORMADES Aceh Tenggara, menyatakan bahwa pihaknya berencana melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa ini ke aparat penegak hukum (APH) pada Senin, 11 Agustus 2025. “Kami heran dana untuk ketahanan pangan belum juga terealisasi ke masyarakat. Kami wajib curiga ada yang tidak beres,” ujarnya.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Lawe Harum hingga berita ini diterbitkan belum membuahkan hasil. Telepon dan pesan melalui WhatsApp tidak mendapat respons.
Kondisi ini menambah kekhawatiran masyarakat terkait transparansi pengelolaan dana desa yang seharusnya mampu meningkatkan kesejahteraan warga.(BM)

























