Kakanwil Ditjenpas Sumut Laksanakan Monitoring Tiga UPT, Perkuat Disiplin Pegawai dan Optimalisasi Program Pembinaan

REDAKSI MEDAN

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:01

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN –

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, melaksanakan rangkaian monitoring dan evaluasi di tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT), yakni LPKA Kelas I Medan, Rutan Perempuan Kelas IIA Medan, dan Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, pada Selasa (14/07/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan disiplin pegawai, peningkatan kualitas pelayanan, serta optimalisasi program pembinaan bagi Warga Binaan dan Anak Binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan diawali di LPKA Kelas I Medan, di mana Kakanwil memimpin apel pagi sekaligus melakukan pengecekan kehadiran seluruh pegawai. Dalam arahannya, Jalu Yuswa Panjang menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai pondasi utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Ia mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga tata tertib, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang berintegritas.

Usai memimpin apel, Kakanwil melanjutkan monitoring ke Rutan Perempuan Kelas IIA Medan. Pada kesempatan tersebut, beliau melakukan kontrol langsung ke blok hunian guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Selain itu, Kakanwil meninjau pelaksanaan program bimbingan kerja (Bimker), hasil produk UMKM karya Warga Binaan, layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta galeri hasil karya Warga Binaan sebagai bentuk evaluasi terhadap kualitas pelayanan dan pembinaan yang telah berjalan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan. Dalam kunjungan tersebut, Jalu Yuswa Panjang meninjau langsung pelaksanaan program bimbingan kerja serta berbagai kegiatan kemandirian yang diikuti oleh Warga Binaan.

Monitoring ini bertujuan memastikan seluruh program pembinaan berjalan efektif dan mampu memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi Warga Binaan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Jalu Yuswa Panjang menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan ditentukan oleh sinergi antara disiplin pegawai, pelayanan yang berkualitas, serta pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan peningkatan kemandirian Warga Binaan.

“Disiplin pegawai merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang profesional. Di sisi lain, program pembinaan harus terus ditingkatkan agar benar-benar mampu membentuk Warga Binaan dan Anak Binaan menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Jalu Yuswa Panjang.

Ia juga menekankan bahwa monitoring yang dilakukan bukan sekadar pengawasan, tetapi menjadi sarana evaluasi untuk memastikan setiap layanan dan program pembinaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Saya ingin seluruh jajaran terus menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, memperkuat keamanan dan ketertiban, serta menghadirkan inovasi dalam program pembinaan. Pemasyarakatan harus mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat,” tambahnya.

Melalui rangkaian monitoring ini, Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya kerja yang disiplin, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengoptimalkan program pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi pemasyarakatan yang semakin profesional dan berdampak.(AVID/rel)

Berita Terkait

Ryan Sinaga Biayai Sendiri Seragam Wartawan, AJMI Perkokoh Sinergi Pers dengan Kodam I/Bukit Barisan
Tekan Transaksi Tunai dan Pungli, Lapas Sibolga Terapkan Transaksi Non Tunai dengan BRIZZI
Lapas Narkotika Langkat Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Hortikultura Pepaya California
Diskusi Santai di Warkop Dedi Cemot, Chairun Syahputra dan Darius Simanjuntak Bahas Gejala Hepatitis B
Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pengancaman di Tanjung Morawa Dinilai Berjalan Lamban, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum
PHI Medan Tolak Gugatan 101 Pensiunan dan Ahli Waris PTPN II
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:55

Sambut HUT RI ke-81, Sat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:30

Lapas Makassar Gandeng Baitus Salam Foundation, Nusantara Jaya Ummat, dan SSP Law Firm Salurkan Bantuan Sosial

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:11

Ketua KAKI Jatim Sarankan Febrie Ardiansyah Tunjukkan Sikap dan Hormati Proses Hukum, Bukan Ajukan Praperadilan 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:16

Diduga Ada Oknum Berkedok Aktivis dan Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan, Ketua LSM Forum Rakyat Bersatu Minta Aparat Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:57

Penipu E-Tiket PELNI dan Calo Tiket Kapal Diciduk, Ini Modusnya Menjerat Korban

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:37

Kutip Kuitansi di Notaris Hingga Mobil Diserahkan, Sainal Lonard Bongkar Alur Transaksi Lahan Tello Baru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:25

DUGAAN MAFIA PERS BERKEDOK PEMERAS DENGAN ANCAMAN BERITA HOAKS

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:10

Tim URC Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar Berhasil Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terbaru