Skandal Dana Desa Mengguncang Desa Sena! Rp792 Juta Dipertanyakan, Aparat Diminta Turun Tangan

REDAKSI SULSEL

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com Deliserdang – Dugaan korupsi Dana Desa kembali menampar wajah pemerintahan desa. Kali ini sorotan tajam mengarah ke Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Uang negara yang seharusnya menjadi napas pembangunan justru diduga berubah menjadi bancakan segelintir oknum.

 

Berdasarkan data Tahun Anggaran 2025, total pagu Dana Desa tercatat sebesar Rp1.042.285.000. Dari angka itu, realisasi dilaporkan mencapai Rp792.136.600. Artinya, hampir delapan ratus juta rupiah telah mengalir dalam satu tahun anggaran. Angkanya fantastis untuk ukuran desa. Pertanyaannya sederhana: di mana wujud nyatanya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Laporan administrasi menyebut ada lima item kegiatan pembangunan dan rehabilitasi, mulai dari peningkatan jalan desa, pembangunan gorong-gorong, drainase, box culvert, pembangunan kantor desa, pengerasan jalan lingkungan, hingga pemeliharaan sistem pembuangan air limbah. Total realisasi fisik disebut mencapai Rp339.297.700.

 

Namun kondisi di lapangan dinilai jauh dari kata sepadan dengan angka ratusan juta tersebut. Infrastruktur yang ada tak mencerminkan gelontoran dana besar. Publik pun mulai bertanya: apakah ini sekadar pekerjaan asal jadi, atau ada permainan angka di balik meja?

 

Kecurigaan makin menguat ketika muncul dugaan ketidaksesuaian antara lokasi pengusulan anggaran dengan dusun pelaksanaan proyek. Jika benar, ini bukan lagi soal salah tulis atau kelalaian teknis. Ini berpotensi menjadi pintu masuk dugaan markup dan manipulasi administrasi.

 

Sorotan paling panas tertuju pada item kesehatan desa. Untuk penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa, Posyandu, makanan tambahan, kelas ibu hamil, kelas lansia, insentif kader, obat-obatan, tambahan insentif bidan dan perawat desa, hingga pelayanan KB bagi keluarga miskin, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp239.679.400.

 

Angka itu bukan kecil. Namun warga mengaku obat-obatan tak terealisasi maksimal. Saat bencana seperti banjir melanda, bantuan kesehatan disebut tak pernah benar-benar dirasakan. Jika dana sudah cair, lalu ke mana larinya?

 

Gerakan Mahasiswa Aktivis GEMA (Aliansi Mahasiswa GEMA Kabupaten Deli Serdang) menyebut ada keganjilan serius dalam pengelolaan Dana Desa 2025 di Desa Sena. Mereka menilai indikasi yang muncul layak diuji secara hukum secara terbuka dan profesional.

 

Desakan audit menyeluruh diarahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumut agar tidak bermain setengah hati.

“Musuh terbesar bangsa ini adalah korupsi. Tidak boleh ada kompromi,” tegas perwakilan GEMA.

 

Lebih dari Rp792 juta uang publik dikelola dalam satu tahun. Uang rakyat. Uang negara. Uang yang seharusnya menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar laporan kertas yang rapi tapi realitas yang memprihatinkan.

 

Sikap kepala desa yang disebut kerap tidak berada di tempat saat hendak dikonfirmasi dan belum memberikan klarifikasi resmi justru memperkeruh suasana. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Desa Sena juga disebut enggan memberikan jawaban dan memilih bungkam hingga berita ini diterbitkan.

 

Di tengah sorotan publik, diam bukanlah strategi yang bijak. Transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban hukum dan moral.

 

Jika bukti awal mencukupi, mahasiswa mendesak agar proses ditingkatkan ke tahap penyelidikan dan penyidikan tanpa pandang bulu. Mereka bahkan menyatakan siap menggelar aksi massa di depan kantor desa sebagai bentuk kontrol sosial jika tak ada respons tegas dari aparat.

 

Tak hanya itu, GEMA juga mendesak Bupati Deli Serdang melakukan evaluasi total terhadap tata kelola Dana Desa di wilayahnya. Kepercayaan publik sedang diuji. Marwah pemerintahan dipertaruhkan.

 

Rp792.136.600 bukan uang receh. Jika dugaan ini benar, ini bukan sekadar kesalahan administrasi. Ini persoalan integritas. Persoalan akuntabilitas. Persoalan hukum.

 

Kini bola panas ada di tangan penegak hukum dan pemerintah daerah. Masyarakat tidak butuh retorika. Masyarakat menunggu tindakan nyata.

 

Jangan sampai Dana Desa yang seharusnya menjadi fondasi pembangunan justru berubah menjadi simbol kecurigaan yang terus membusuk tanpa pernah dibongkar sampai tuntas.

Berita Terkait

Empat Kali Tak Hadir di Persidangan, Saksi Kunci Belum Dijemput Paksa: Sorotan Publik Mengarah ke Kejati Riau
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih
Saat Pelanggan Mengeluh Air Mati dan Tagihan Membengkak, Dugaan Kebocoran Rp450 Miliar di Tirtanadi Kembali Meledak Jadi Sorotan
Jhon Travolta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Berasal dari Hasil Jual Tanah Keluarga, Bayar Bunga Rp190 Juta per Bulan dan Telah Dilunasi
Kapolres Binjai Bersama Forkopimda Asah Kemampuan Menembak di Lapangan Arhanud II/WBY, Perkuat Kekompakan Antar-Instansi
Transparansi atau Sekadar Administrasi? KAMMI Deli Serdang Desak Pembuktian Ilmiah atas Proyek Jalan Rp1,336 Miliar
Bhabinkamtibmas Gusung Perkuat Sinergi Warga Lewat Posko Bersama Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:04

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:19

Sebut Pemberitaan Menyesatkan, Ini Fakta Hukum Sebenarnya Kasus Gedung PWI Sulsel Menurut Tim Hukum

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:55

𝙿𝚎𝚗𝚐𝚞𝚜𝚊𝚑𝚊 𝙼𝚞𝚍𝚊 𝙱𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐 𝙷.𝙰𝚍𝚎 𝚆𝚊𝚑𝚢𝚞𝚍𝚒𝚗 𝚂𝚞𝚔𝚜𝚎𝚜 𝙻𝚎𝚋𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚂𝚊𝚢𝚊𝚙 𝚄𝚜𝚊𝚑𝚊 𝙳𝚒 𝙿𝚞𝚕𝚊𝚞 𝙳𝚎𝚠𝚊𝚝𝚊 𝙱𝚊𝚕𝚒’ 𝙳𝚒 𝙱𝚒𝚍𝚊𝚗𝚐 𝙿𝚛𝚘𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚞𝚜𝚊𝚑𝚊 𝚍𝚒 𝚙𝚞𝚕𝚊𝚞 𝚍𝚎𝚠𝚊𝚝𝚊 𝚋𝚊𝚕𝚒’ 𝚍𝚒 𝚋𝚒𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:52

Mobil Box Milik Mafia BBM Ditangkap Polres Gowa, LIN Berikan Apresiasi Kanit Tipidter Ungkap Pelaku Utama

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:06

Warga Banjir Syukur, Semarak HUT Bhayangkara ke-80 Warnai Penyaluran Air Bersih di Camba Berua

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:22

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bulukumba Siapkan Turnamen Mobile Legends Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:18

Polsek Ujung Tanah Intensif Patroli Dialogis, Polri Hadir Jaga Kamtibmas dan Rasa Aman Warga

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:16

Kokain 600 Gram Lebih dari Selayar Dimusnahkan, Kapolres Pelabuhan Makassar Hadiri Konferensi Pers Polda Sulsel

Berita Terbaru