Lapas Narkotika Langkat Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Hortikultura Pepaya California

REDAKSI MEDAN

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:16

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT –
Dalam rangka memberikan dukungan nyata terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat menggelar penanaman tanaman hortikultura melalui pemanfaatan lahan idle di lingkungan sekitar Lapas.

Pada kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (31/7) melalui Seksi Kegiatan Kerja ini, Lapas Narkotika Langkat menanam sebanyak 150 bibit Pepaya California. Program pertanian ini diproyeksikan mampu menghasilkan estimasi panen mencapai 500 kilogram pepaya berkualitas.

Kegiatan penanaman ini merupakan bentuk keselarasan program kerja Lapas Narkotika Langkat dengan fokus pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan dan optimalisasi lahan di instansi pemasyarakatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mendukung ketersediaan pangan mandiri, program ini juga ditujukan untuk memperkuat fungsi pemasyarakatan sebagai wadah edukasi dan pelatihan keterampilan kerja yang produktif.

Proses pemeliharaan tanaman pepaya ini nantinya akan di bawah bimbingan dan pengawasan ketat dari petugas kegiatan kerja, serta dibantu oleh 2 (dua) orang Warga Binaan yang bertugas sebagai Tamping Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Keterlibatan Warga Binaan dalam pengelolaan kebun ini tidak hanya sebatas pendampingan teknis, tetapi juga menjadi sarana pembentukan mental bertani yang disiplin, teliti, dan bertanggung jawab. Dengan bekal pengetahuan budidaya hortikultura secara teknis, para Warga Binaan diharapkan memiliki keahlian wirausaha tani yang siap diterapkan saat kembali ke tengah masyarakat kelak.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Yan Patmos, menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kegiatan ini berjalan lancar serta memberikan dampak nyata.

“Kegiatan ini merupakan bukti keselarasan program kerja Lapas Narkotika Langkat terhadap Asta Cita Presiden RI dan 15 Program Aksi Kemenimipas. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, lancar, dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Selain mendukung ketahanan pangan, langkah ini menjadi sarana pembinaan kemandirian agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat,” ujar Yan Patmos.

Melalui penanaman hortikultura ini, Lapas Narkotika Langkat berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam program prioritas pemerintah dan mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang produktif serta berdampak positif secara berkelanjutan.(AVID/rel)

Berita Terkait

Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Resahkan Warga Medan! Leasing Diduga Paksa Pelunasan Total dan Sembunyikan Motor Nasabah Tanpa Surat Tugas
Tak Beri Ampun, Tim Reskrim Lebak Berantas Kejahatan yang Meresahkan Masyarakat
1,1 Ton Sabu di Pidie Terungkap, GARNIZUN: Lindungi Generasi Bangsa, Berantas Narkotika Tanpa Pandang Bulu!
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Tegak Lurus Asta Cita, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Perikanan hingga Peternakan Produktif

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru