Polemik Kunjungan Wartawan ke Kediaman Wabup Takalar, Jubir Tegaskan Tak Ada Penolakan

Redaksi Laikang jaya grup

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:22

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – lensa Bhayangkara.com | Momentum Hari Raya Idul fitri 1447 Hijriah yang identik dengan silaturahmi justru diwarnai polemik terkait kunjungan sejumlah wartawan ke kediaman Wakil Bupati Takalar, Hengki Yasin, di Kota Makassar.

 

Isu penolakan terhadap wartawan yang hendak bersilaturahmi sempat mencuat. Namun, hal tersebut dibantah oleh pihak keluarga melalui juru bicara Wakil Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammad Yasin Daeng Limpo, yang juga merupakan kerabat Wakil Bupati Takalar,

 

menegaskan bahwa tidak ada penolakan terhadap insan pers. Ia menjelaskan, situasi saat itu memang tidak memungkinkan untuk menerima tamu karena padatnya kunjungan di momen Lebaran.

 

“Wakil Bupati tidak memiliki niat menolak wartawan yang datang. Hanya saja, kondisi saat itu cukup ramai sehingga belum memungkinkan untuk menerima tamu secara langsung.

 

Kami juga telah mengarahkan agar dapat bertemu di rumah jabatan pada waktu yang lebih tepat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/03/2026).

 

Ia juga menyinggung adanya oknum yang dinilai terlalu memaksakan diri untuk masuk ke dalam kediaman pribadi.

“Sudah diarahkan dengan baik, namun ada yang terkesan mendesak untuk masuk menemui beliau,” tambahnya.

 

Di sisi lain, salah satu wartawan yang datang membantah hal tersebut. Ia menyebut kedatangannya murni untuk bersilaturahmi pasca-Idul fitri, tanpa kepentingan lain.

 

“Kami hanya ingin bersilaturahmi. Namun, petugas keamanan menghalangi kami masuk, padahal kami melihat beliau berada di dalam rumah,” ungkapnya.

 

Ia juga mengaku telah beberapa kali mencoba berkunjung, namun tetap tidak diperkenankan masuk.

 

“Kami sudah tiga kali datang, tetapi belum juga diizinkan masuk. Niat kami hanya untuk silaturahmi,” katanya.

 

Perbedaan keterangan antara pihak keluarga dan wartawan ini pun memunculkan beragam persepsi di tengah publik. Di satu sisi, pihak keluarga menilai situasi belum kondusif untuk menerima tamu di kediaman pribadi, sementara di sisi lain, wartawan merasa akses untuk bersilaturahmi dibatasi.

 

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi secara langsung dari Wakil Bupati Takalar terkait polemik tersebut,terkait kedatangan teman teman media di kediaman kami “ujarnya ( rala)

Berita Terkait

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Tepis Dugaan Narkoba dalam Video Viral, Polres Tanah Karo Ungkap Hasil Tes Urine Personel
Jaringan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Di Langkat Terkuak, Stabat Hingga Secanggang Diminta Diusut!
DPC PPWI Ogan Ilir Desak Polres Usut Akun Facebook Diduga Cemarkan Nama Baik Organisasi
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Simalungun Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Siswa SMP Negeri 1 Dolok Panribuan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Mariah Jambi, Tampung Keluhan hingga Bagikan Bansos
Penundaan Pilpeng Rohil Dipertanyakan, Demokrasi Jangan Dimatikan Oleh Surat
Gigih dan Penuh Semangat, Boy Strady Lipat Ratusan Kertas Nasi Bansos GRIB Jaya Kota Medan hingga Dapat Senyuman Rezeki

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru