Darwin Hasibuan Ketua Koperasi ( KOP-FKIM ) di Laporkan ke Polres Padang Lawas Atas Dugaan Pengelapan Dana Plasma 9 Milyar Rupiah

REDAKSI SULSEL

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:15

502,272 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com Padang Lawas – Darwin Hasibuan ketua koperasi Front Komunitas Indonesia Mandiri di laporkan pihak kantor pengacara Bintang Keadilan ke satreskrim polres Padang lawas pada Rabu siang ( 22/10 /2025 )

 

Kantor pengacara Bintang Keadilan yang langsung di pimpin oleh Marda Hanafi Hasibuan .SH.MH , di dampingi Ali Akbar.Nasition SH.MH, Suwandi Siregar .SH, Devi Hariani Siregar .SH, Pangondian Nasution .SH , mendatangi satreskrim polres Padang lawas atas nama klien nya , untuk melaporkan Darwin Hasibuan usia 60 tahun warga desa sungai Korang kec. Hutaraja tinggi kab.padang lawas .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Darwin Hasibuan di duga kuat melakukan penipuan, pengelapan dan gratifikasi , sesuai pasal 378 Jo ,372 KUHP.pidana Undang undang no 20 tahun 2021,tentang perubahan UU No .31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sesuai pasal 12B.

 

Menurut Mardan Hanafi Hasibuan .SH.MH ,Sesuai dengan data dan informasi dari klien kami , Darwin Hasibuan sebagai ketua koperasi front komunikasi Indonesia Mandiri Sebagai penyalur dana plasma dari perusahaan perkebunan kelapa PT.Mazuma Agro Indonesia ( PT.MAI ) semenjak tahun 2018 sampai saat ini .

 

Selain itu Pada bulan Mei tahun 2025 17 Orang pesarta plasma melakukan protes termasuk klien kami di karnakan sudah tidak adanya ke transfaranan dalam. Pembagian dana plasma dari PT. MAI , selain itu adanya dugaan pemotongan dana plasma sekitar 15 % yang di duga lakukan Darwin Hasibuan dengan alasan beberapa rincian peruntukan di antaranya :

 

– DPP front komunikasi Indonesia satu , mendapat 2%

– DPW front komunikasi Indonesia satu , mendapat 3 %

– DPD front komunikasi Indonesia satu , mendapat 2 %

– Kepala desa dan camat mendapatkan 1 %

– Ketua kelompok mendapat 1 %

– Operasional 6 %

 

Di duga kuat pemotongan tersebut tidak benar benar di salurkan sehingga terjadi ya tindak pidana penipuan, pengelapan yang di duga di lakukan pihak terlapor dawin Hasibuan , dari hasil hitungan di perkirakan Darwin Hasibuan di duga mengelapkan dana anggota plasma sekitar kurang lebih 9 Milyar Rupiah .

 

” Dari data dan informasi yang kami trima dari klien kami telah terjadi dugaan penipuan dan pengelapan serta yang di lakukan Darwin. Hasibuan terhadap 17 orang anggota Plasma termasuk klien kami sekitar kurang lebih 9 Milyar Rupiah ” tegas Mardan Hasibuan

 

 

Lebih lanjut Marda hanafi Hasibuan .SH.MH meminta kepada pihak satreskrim polres Padang lawas segera melakukan penyelidikan atas dugaan penipuan dan pengelapan serta adanya unsur gratifikasi yang di lakukan Darwin Hasibuan sebagai terlapor .

Berita Terkait

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Tepis Dugaan Narkoba dalam Video Viral, Polres Tanah Karo Ungkap Hasil Tes Urine Personel
Jaringan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Di Langkat Terkuak, Stabat Hingga Secanggang Diminta Diusut!
DPC PPWI Ogan Ilir Desak Polres Usut Akun Facebook Diduga Cemarkan Nama Baik Organisasi
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Simalungun Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Siswa SMP Negeri 1 Dolok Panribuan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Mariah Jambi, Tampung Keluhan hingga Bagikan Bansos
Penundaan Pilpeng Rohil Dipertanyakan, Demokrasi Jangan Dimatikan Oleh Surat
Gigih dan Penuh Semangat, Boy Strady Lipat Ratusan Kertas Nasi Bansos GRIB Jaya Kota Medan hingga Dapat Senyuman Rezeki

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru