Bekali Mahasiswa Sebelum Terjun ke Masyarakat, Paskah Rina Situmorang dan Christina Magdalena Dampingi PBL di Blok 6

REDAKSI MEDAN

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN —

Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat tidak hanya dibangun melalui teori di ruang perkuliahan. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Universitas Imelda Medan dibekali kemampuan dan pemahaman untuk terjun langsung memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan Praktek Belajar Lapangan (PBL).

Pembekalan tersebut mendapat perhatian dari dosen Program Studi Pendidikan Profesi Ners Universitas Imelda Medan, Paskah Rina Situmorang, S.Kep., Ns., M.Kep., selaku Koordinator Praktek Belajar Lapangan (PBL), bersama Christina Magdalena T. Bolon, S.Kep., Ns., M.Kes., selaku Ketua Umum PBL.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya mengarahkan mahasiswa agar pelaksanaan PBL tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa mengimplementasikan ilmu keperawatan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan bekal tersebut, para mahasiswa kemudian turun langsung ke Lingkungan VII/Blok 6, Perumnas Helvetia, Medan, Kamis (24/9/2026), untuk memberikan edukasi kesehatan kepada warga, khususnya mengenai hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Paskah Rina Situmorang dan Christina Magdalena T. Bolon bersama para dosen pembimbing PBL dari Program Studi Pendidikan Profesi Ners dan Program Studi D3 Keperawatan memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung.

Mahasiswa diarahkan agar mampu menyampaikan materi kesehatan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

Hipertensi menjadi salah satu materi yang mendapat perhatian karena tekanan darah tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, namun dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius apabila tidak dikendalikan.

Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa mengajak warga memahami pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, menjaga pola makan, mengurangi konsumsi garam dan makanan tinggi natrium, memperbanyak buah serta sayuran, dan membiasakan aktivitas fisik.

Salah seorang mahasiswa, Aresna Zega, menjelaskan kepada warga bahwa pengendalian tekanan darah membutuhkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara konsisten.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda maupun senam sekitar 30 menit secara rutin dapat menjadi pilihan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penyuluhan berlangsung interaktif ketika Mhd Habib Siregar turut memperagakan cara sederhana mengolah mentimun sebagai salah satu terapi pendamping yang dapat dikonsumsi masyarakat.

Habib memperagakan proses pengolahan mentimun dengan terlebih dahulu mencuci dan membersihkan mentimun segar, kemudian memblendernya bersama air matang tanpa tambahan gula maupun bahan lainnya.

Dalam penjelasannya, mahasiswa tersebut menegaskan bahwa olahan mentimun hanya merupakan bagian dari upaya pendamping dalam menjaga pola hidup sehat, bukan pengganti obat maupun pemeriksaan medis.

Warga yang mengalami hipertensi tetap dianjurkan memeriksakan kondisi kesehatannya dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

Kegiatan PBL itu melibatkan 11 mahasiswa yang secara bergantian memberikan edukasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

Mereka yakni Miftahul Khoiriah, Mhd Habib Siregar, Cut Mutia, Jelina Monita Hia, Adhelina Gloria Simanjuntak, Antonia Susanti Lahagu, Putri Utari, Epa Wahyuni Harahap, Aresna Zega, Elison Zendrato dan Desi Natasya.

Kehadiran para mahasiswa mendapat sambutan positif dari warga Lingkungan VII/Blok 6 Perumnas Helvetia. Warga terlihat aktif mengikuti penyuluhan, berdiskusi serta menyimak berbagai informasi mengenai cara menjaga tekanan darah tetap terkendali.

Bagi Paskah Rina Situmorang dan Christina Magdalena T. Bolon, keterlibatan mahasiswa dalam PBL menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran keperawatan berbasis masyarakat.

Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep secara akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi, memberikan edukasi dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk membantu masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Universitas Imelda Medan diharapkan semakin memiliki pengalaman dalam memberikan pelayanan edukasi kesehatan secara langsung sekaligus memahami berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

Edukasi hipertensi di Blok 6 pun diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, terutama dengan rutin memantau tekanan darah, menjaga pola makan, aktif bergerak dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan atau memiliki tekanan darah tinggi.

Dengan pendampingan dosen dan keterlibatan langsung di tengah masyarakat, PBL menjadi jembatan antara ilmu keperawatan yang dipelajari mahasiswa dengan kebutuhan kesehatan masyarakat di lapangan. (AVID)

Berita Terkait

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Resahkan Warga Medan! Leasing Diduga Paksa Pelunasan Total dan Sembunyikan Motor Nasabah Tanpa Surat Tugas
Tak Beri Ampun, Tim Reskrim Lebak Berantas Kejahatan yang Meresahkan Masyarakat
1,1 Ton Sabu di Pidie Terungkap, GARNIZUN: Lindungi Generasi Bangsa, Berantas Narkotika Tanpa Pandang Bulu!
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Tegak Lurus Asta Cita, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Perikanan hingga Peternakan Produktif
Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:23

Gagalkan Peredaran Sabu, Polsek Bosar Maligas Amankan Pria di Nagori Tiga Jadi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:19

Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:16

Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya

Senin, 4 Mei 2026 - 17:45

Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:33

Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:37

Satreskrim Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Cafe Bravo SGR

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:03

Niat Klaim Asuransi, Kakak Bunuh Adik Kandung Sat Reskrim Polres Tanah Karo Ungkap Otak dan Eksekutor Pembunuhan

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:18

Sat Reskrim Polres Simalungun Berhasil Ringkus Pencuri Sepeda Motor, Pelaku Gasak Motor Teman Sendiri

Berita Terbaru