KAMMI Deli Serdang Dukung Bappeda Tingkatkan PAD, Ajak Pengusaha dan Masyarakat Bersama Bangun Daerah

REDAKSI SULSEL

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:52

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com DELI SERDANG – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Deli Serdang mendukung langkah Bapenda Deli Serdang di bawah kepemimpinan Ibu Sri Armanyani, S.H., dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun dukungan itu sekaligus menjadi peringatan tegas: jangan sampai potensi ekonomi Deli Serdang terus dikeruk, sementara kontribusinya kepada daerah justru minim.

 

Ketua Umum PD KAMMI Deli Serdang, Syaripudin Latif Hasibuan, S.H., menegaskan PAD tidak boleh sekadar menjadi angka dalam dokumen perencanaan. Setiap potensi penerimaan harus digali secara maksimal dan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan serta pelayanan publik,Rabu (12/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami siap mendukung sekaligus mengawal pemerintah dalam meningkatkan PAD. Pengusaha yang mencari keuntungan di Deli Serdang juga harus ikut membangun Deli Serdang. Jangan hanya menikmati pasar dan fasilitas daerah, tetapi kewajibannya diabaikan,” tegas Syaripudin.

 

KAMMI menilai Deli Serdang memiliki potensi ekonomi yang besar. Pertumbuhan coffee shop, restoran, rumah makan, kuliner, perdagangan, jasa, industri dan investasi harus berjalan beriringan dengan kontribusi kepada daerah sesuai ketentuan.

 

Pemerintah daerah pun didorong memperkuat pendataan, pengawasan dan optimalisasi pajak daerah agar tidak ada potensi penerimaan yang tercecer.

 

“Kalau usaha tumbuh pesat, transaksi semakin besar, tetapi PAD tidak ikut bergerak optimal, tentu harus dipertanyakan. Pemerintah harus memastikan seluruh kewajiban daerah dipenuhi sesuai aturan,” ujarnya.

 

KAMMI juga mengingatkan seluruh pelaku usaha bahwa keberadaan mereka tidak terlepas dari berbagai fasilitas dan pelayanan yang disediakan pemerintah. Karena itu, jangan hanya menikmati keuntungan dari pasar Deli Serdang, tetapi harus ikut membiayai pembangunan melalui kewajiban yang telah ditetapkan.

 

Dalam hal ini, KAMMI Deli Serdang menegaskan kepada seluruh pengusaha agar tertib dalam menjalankan tanggung jawab pajak maupun retribusi kepada pemerintah. Kepatuhan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan PAD sekaligus mendukung pembangunan di Deli Serdang.

 

KAMMI meminta pemerintah tidak tebang pilih dalam pengawasan. Yang besar maupun kecil harus diperlakukan sama. Jangan sampai masyarakat kecil dikejar kewajibannya, sementara pelaku usaha besar justru longgar.

 

Di sisi lain, peningkatan PAD harus dibarengi transparansi dan akuntabilitas. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana penerimaan daerah dikelola dan sejauh mana manfaatnya kembali dalam bentuk pembangunan serta pelayanan publik.

 

KAMMI mengapresiasi Bapenda Deli Serdang di bawah kepemimpinan Ibu Sri Armanyani, S.H., yang terus mendorong peningkatan PAD serta membuka ruang komunikasi dengan organisasi kepemudaan. Namun, dukungan tersebut tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial.

 

“Kalau kebijakan pemerintah baik, kami dukung. Kalau ada yang perlu dikritisi, kami akan sampaikan. Mendukung pemerintah bukan berarti menutup mata terhadap persoalan,” tegas Syaripudin.

 

KAMMI menegaskan, PAD bukan sekadar target angka dan bukan pula ruang bagi pemerintah untuk berbangga dengan capaian di atas kertas. Pemerintah harus berani memburu seluruh potensi penerimaan, pengusaha wajib memenuhi kewajibannya, dan masyarakat berhak mengawasi.

 

Jangan sampai Deli Serdang hanya menjadi ladang subur bagi dunia usaha untuk meraup keuntungan, sementara rakyat dan daerah hanya kebagian dampaknya. Setiap rupiah yang menjadi hak daerah harus masuk ke kas daerah dan kembali dalam bentuk pembangunan yang nyata untuk rakyat.

Berita Terkait

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Tepis Dugaan Narkoba dalam Video Viral, Polres Tanah Karo Ungkap Hasil Tes Urine Personel
Jaringan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Di Langkat Terkuak, Stabat Hingga Secanggang Diminta Diusut!
DPC PPWI Ogan Ilir Desak Polres Usut Akun Facebook Diduga Cemarkan Nama Baik Organisasi
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Simalungun Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Siswa SMP Negeri 1 Dolok Panribuan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Mariah Jambi, Tampung Keluhan hingga Bagikan Bansos
Penundaan Pilpeng Rohil Dipertanyakan, Demokrasi Jangan Dimatikan Oleh Surat
Gigih dan Penuh Semangat, Boy Strady Lipat Ratusan Kertas Nasi Bansos GRIB Jaya Kota Medan hingga Dapat Senyuman Rezeki

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru