Dari Musibah Menjadi Harapan, Arul Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Tangerang

REDAKSI SULSEL

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:28

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com TANGERANG — Musibah yang menimpa Ibu Laila di Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, setelah rumahnya roboh diterjang angin puting beliung, mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

 

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau kondisi rumah tersebut pada Senin (10/8/2026) bersama sejumlah jajaran pemerintah daerah. Pemerintah kemudian memastikan rumah Ibu Laila akan segera dibangun kembali dengan kondisi yang lebih layak dan sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kunjungan itu, turut hadir Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja, sejumlah kepala perangkat daerah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), serta jajaran Kecamatan Gunung Kaler dan pemerintah desa.

 

Ketua Umum Komite Jurnalis Nusantara Independen (KJNI), Arul, menilai langkah tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran pemerintah ketika masyarakat menghadapi persoalan dan musibah.

 

“Ketika masyarakat mengalami musibah, pemerintah harus hadir bukan hanya untuk melihat, tetapi juga memastikan ada solusi. Respons cepat seperti ini tentu patut diapresiasi,” ujar Arul.

 

Menurut dia, pembangunan kembali rumah Ibu Laila memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengganti bangunan yang roboh. Hunian tersebut diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak bagi keluarga.

 

“Rumah bukan sekadar bangunan. Di dalamnya ada kehidupan, keluarga, dan harapan. Karena itu, membangun kembali rumah dengan kondisi yang lebih baik berarti mengembalikan rasa aman sekaligus memberikan harapan baru bagi keluarga,” katanya.

 

Bupati Maesyal Rasyid sebelumnya memastikan pembangunan segera dimulai. Bahkan, pengerjaan diminta dipercepat sesuai harapan keluarga Ibu Laila. Pembangunan diperkirakan membutuhkan waktu paling lama sekitar dua bulan, dengan harapan dapat diselesaikan lebih cepat.

 

Arul juga menilai keterlibatan berbagai perangkat daerah dalam penanganan tersebut menunjukkan bahwa persoalan masyarakat membutuhkan koordinasi lintas sektor.

 

“Pelayanan publik akan terasa manfaatnya ketika keputusan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan. Karena itu, koordinasi dan kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat harus terus dijaga,” ujarnya.

 

Bagi Ibu Laila, perhatian tersebut menjadi kabar baik setelah rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal keluarganya roboh akibat bencana. Terlebih, ia baru saja dikaruniai seorang anak.

 

Arul berharap pembangunan rumah berjalan lancar dan keluarga Ibu Laila dapat segera kembali menempati hunian tersebut.

 

“Semoga pembangunan ini menjadi keberkahan bagi Ibu Laila dan keluarganya. Mudah-mudahan rumah baru ini menjadi tempat yang nyaman untuk membesarkan anak, berkumpul bersama keluarga, dan menata kehidupan yang lebih baik,” tutur Arul.

 

Ia menambahkan, kualitas pelayanan pemerintah pada akhirnya dapat dilihat dari seberapa jauh masyarakat merasakan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kepercayaan masyarakat tumbuh ketika pemerintah hadir pada saat masyarakat membutuhkan. Semoga semangat pelayanan yang responsif dan humanis seperti ini terus dipertahankan,” pungkas Arul.

Redaksi

Berita Terkait

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Tepis Dugaan Narkoba dalam Video Viral, Polres Tanah Karo Ungkap Hasil Tes Urine Personel
Jaringan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Di Langkat Terkuak, Stabat Hingga Secanggang Diminta Diusut!
DPC PPWI Ogan Ilir Desak Polres Usut Akun Facebook Diduga Cemarkan Nama Baik Organisasi
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Simalungun Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Siswa SMP Negeri 1 Dolok Panribuan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Mariah Jambi, Tampung Keluhan hingga Bagikan Bansos
Penundaan Pilpeng Rohil Dipertanyakan, Demokrasi Jangan Dimatikan Oleh Surat
Gigih dan Penuh Semangat, Boy Strady Lipat Ratusan Kertas Nasi Bansos GRIB Jaya Kota Medan hingga Dapat Senyuman Rezeki

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45

Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:09

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:07

Tak Beri Ampun, Tim Reskrim Lebak Berantas Kejahatan yang Meresahkan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:50

1,1 Ton Sabu di Pidie Terungkap, GARNIZUN: Lindungi Generasi Bangsa, Berantas Narkotika Tanpa Pandang Bulu!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:47

Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:44

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17

Tegak Lurus Asta Cita, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Perikanan hingga Peternakan Produktif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:30

Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti

Berita Terbaru