Palembang, 1 Juli 2026 –
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Gerakan Anti Narkoba dan Zat Adiktif Nasional (GARNIZUN) Provinsi Sumatera Selatan berkolaborasi dengan BNN Provinsi Sumatera Selatan menggelar sosialisasi bahaya narkoba melalui kegiatan monolog terbuka di kawasan Pangkal Jembatan Musi 6, Palembang, Rabu (1/7).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menghadirkan penyuluh BNN Sumsel, Ratna Puspitasari, S.Psi., dan Hasyti Kurniaty DWP., S.I.Kom., yang mengedepankan pendekatan humanis dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Masyarakat juga diajak memanfaatkan layanan rehabilitasi dan konsultasi yang disediakan BNN bagi penyalahguna narkoba.
Ketua GARNIZUN Sumsel, M. Afiful Ikhwan, SH, menyampaikan apresiasi kepada Polri atas komitmennya dalam pemberantasan narkoba sekaligus mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Pada kesempatan itu, GARNIZUN mengusung tema “Polisi Sehat, Polisi Rakyat, Sikat Narkoba” sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.
Menurut Afiful, metode sosialisasi secara monolog di ruang terbuka dinilai efektif karena mampu menjangkau masyarakat secara langsung, khususnya para remaja, pengguna jalan, dan warga sekitar. Ia mengajak generasi muda untuk menjauhi narkoba, menjaga masa depan, serta berani menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkotika sejak dini.
GARNIZUN Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan berbagai organisasi, untuk terus bersinergi menyebarluaskan edukasi bahaya narkoba demi mewujudkan Sumatera Selatan yang sehat, aman, dan bebas narkoba.

























