Ketua KAKI Jatim Sorot Dugaan Keterlibatan Bupati Bangkalan Dalam Korupsi Dana Hibah Pokmas

REDAKSI SULSEL

Senin, 27 April 2026 - 00:46

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABHAYANGKARA.COM, BANGKALAN – Dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, menyoroti adanya informasi yang mengaitkan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, dengan pengelolaan dana hibah tersebut pada periode 2019–2024.

Berdasarkan keterangan dari sumber informan, Lukman Hakim disebut pernah menjadi bagian dari struktur keuangan pokmas penerima dana hibah Jawa Timur. Hal itu terjadi pada masa ketika Mahfud alias Mahud masih menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur. Informasi lain juga menyebut adanya hubungan keluarga antara Mahfud dan Lukman Hakim.

Menanggapi hal tersebut, Moh Hosen mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan dan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta KPK tidak menutup mata terhadap informasi yang berkembang. Dana hibah ini nilainya sangat besar, mencapai triliunan rupiah. Harus diusut secara tuntas dan transparan,” tegas Moh Hosen. Minggu (26/4/2026).

Ia menekankan bahwa pengusutan kasus tidak boleh berhenti pada pihak-pihak tertentu saja, melainkan harus menyentuh seluruh pihak yang diduga terlibat, tanpa terkecuali.

“Jangan hanya menyasar pelaksana di bawah. KPK harus berani menelusuri hingga ke aktor utama. Kalau memang ada keterlibatan pejabat, termasuk kepala daerah, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Hosen juga menyoroti kemungkinan
adanya konflik kepentingan jika benar terdapat hubungan keluarga dalam pusaran pengelolaan dana hibah tersebut. Menurutnya, hal itu perlu didalami lebih jauh oleh aparat penegak hukum.

“Hubungan keluarga tidak boleh menjadi tameng. Justru jika ada kaitan seperti itu, harus diperiksa lebih dalam untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan kewenangan,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan awal yang mengindikasikan adanya pola tertentu dalam penyaluran dana hibah pokmas, mulai dari proses pengajuan hingga pencairan.

“Kami melihat ada indikasi pola yang terstruktur. Ini tidak bisa dianggap persoalan biasa. Harus ada audit menyeluruh dan investigasi mendalam,” tambahnya.

KAKI Jatim, lanjut Hosen, berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini dan siap bekerja sama dengan KPK apabila dibutuhkan.

“Kami siap memberikan data dan informasi yang kami miliki. Yang jelas, kasus ini tidak boleh berhenti di tengah jalan. Jika ditemukan bukti kuat, KPK harus berani menetapkan tersangka baru,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi penggunaan anggaran publik dan berani melaporkan jika menemukan dugaan penyimpangan.

“Ini uang rakyat. Masyarakat punya hak untuk tahu dan mengawasi. Jangan takut melapor jika ada indikasi penyelewengan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bupati Bangkalan terkait dugaan yang disampaikan. Publik pun menunggu langkah konkret dari KPK dalam mengusut tuntas kasus dana hibah pokmas yang kembali menjadi sorotan ini. (Syaiful)

#Ketua KPK Setyo Budiyanto
#Jubir KPK Budi Prasetyo

Berita Terkait

Prajurit Korem 143/HO Antarkan Paskibraka Sultra Raih Juara 2 Umum LKBB-PB MPR RI
Wartawan dan Organisasi Pers Bahas Implikasi RUU Perampasan Aset dalam Seminar SWI
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Cafe di Jl. AP Pettarani Makassar Dirusak Orang Tak Dikenal, Pemilik Resmi Lapor Polisi
Tender Dermaga Kajang Rp30,9 Miliar Dipertanyakan, JAS Soroti Rekam Jejak dan Afiliasi Peserta
Bobol Toko Baja di Talaga dan Gasak Rp 285 Juta, 3 Komplotan Residivis Lintas Daerah Diringkus Polres Majalengka
Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:37

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar

Senin, 7 September 2026 - 22:02

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Kamis, 3 September 2026 - 14:49

Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus

Kamis, 3 September 2026 - 11:11

Seleksi 6 Calon Penghulu Dipersoalkan, Tes Ulang di Mess Bupati Picu Kecurigaan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:06

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:21

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:50

Netralitas Aparatur Kampong Dipertanyakan, Pengawas Akui Ada Pelanggaran

Berita Terbaru