Pasca Lebaran, PalmCo Bersiap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi Terbaru

REDAKSI MEDAN

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:58

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA —

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mempercepat langkah hilirisasi industri kelapa sawit nasional usai libur Lebaran. Sub Holdinh PTPN III (Persero) ini bersiap memulai pembangunan (groundbreaking) fasilitas pengolahan sawit terpadu di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan kepada media, Selasa (24/03/2026), rencana pembangunan tersebut merupakan bagian dari arah strategis perusahaan yang sejalan dengan kebijakan hilirisasi nasional, termasuk arahan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini menjadi bagian dari ekosistem hilirisasi yang lebih luas, tidak hanya di sektor sawit, tetapi juga berbarengan lintas sektor sebagaimana diarahkan Danantara,” ucap Jatmiko.

Meski demikian, ia menegaskan, waktu pelaksanaan groundbreaking masih menunggu keputusan pemegang saham dan kegiatan tersebut dapat dilakukan dalam waktu dekat, setelah periode Lebaran.

“Secara kesiapan kami sudah matang. Tinggal menunggu keputusan pemegang saham, dan kami estimasikan bisa dilakukan pasca-Lebaran ini,” katanya.

*Fokus produk bernilai tambah*
Menurut Jatmiko, PalmCo kini menggeser fokus bisnis dari sekadar produksi dan ekspor Crude Palm Oil (CPO) menjadi pengembangan produk turunan bernilai tambah tinggi.

Ia mencontohkan, pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi produk lanjutan seperti Bio Propylene Glycol (BioPG) mampu meningkatkan nilai ekonomi secara signifikan.

“Nilai tambah dari hilirisasi ini bisa meningkat hingga belasan kali lipat. Ini yang menjadi dorongan utama kami,” ujarnya.

Tiga pabrik pangan dan industri
Dalam tahap awal pengembangan, PalmCo akan membangun sejumlah fasilitas utama yang ditargetkan beroperasi bertahap mulai akhir 2028.

Fasilitas tersebut mencakup pabrik margarin dan shortening dengan kapasitas sekitar 40.000 ton per tahun, serta pabrik Cocoa Butter Equivalent (CBE) dan Cocoa Butter Substitute (CBS) berkapasitas sekitar 34.000 ton per tahun.

Selain itu, PalmCo juga akan mengembangkan fasilitas pengolahan lanjutan lainnya untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global produk berbasis sawit.

Adapun pembangunan pabrik biodiesel dengan kapasitas sekitar 450.000 ton per tahun juga akan menjadi bagian dari pengembangan berikutnya, terutama untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Serap tenaga kerja
Proyek hilirisasi minyak sawit ini diproyeksi mampu memberikan dampak ekonomi yang luas, termasuk dalam hal penyerapan tenaga kerja.

Pada fase konstruksi hingga operasional penuh, PalmCo memperkirakan total tenaga kerja yang terserap mencapai sekitar 2.900 orang.

“Ini bukan hanya proyek industri, tetapi juga upaya menggerakkan ekonomi daerah dan menciptakan pertumbuhan yang lebih merata,” kata Jatmiko.

Selain penyerapan tenaga kerja langsung, keberadaan kawasan industri ini juga dipercaya dapat memicu efek berganda bagi sektor ekonomi lainnya, seperti logistik dan usaha kecil menengah di sekitar kawasan.

Kepastian pasar bagi petani

Di sisi hulu, kehadiran fasilitas hilirisasi ini diharapkan memberikan kepastian pasar bagi petani sawit rakyat.

PalmCo memproyeksikan, pada 2030, fasilitas tersebut mampu menyerap hingga 2,7 juta ton tandan buah segar (TBS) per tahun, atau setara sekitar 567.000 ton CPO.

“Dengan hilirisasi ini, kami ingin memastikan hasil produksi petani terserap secara berkelanjutan. Ini penting untuk menjaga stabilitas ekosistem sawit nasional,” ujarnya.

PalmCo optimistis, dengan integrasi dari hulu hingga hilir serta dukungan kebijakan nasional, proyek ini akan menjadi tonggak penting dalam mendorong transformasi industri sawit Indonesia menuju produk bernilai tambah tinggi.(AVID/rel)

Berita Terkait

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase
Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Rutan Tanjung Pura Gelar Gotong Royong Cegah Risiko Banjir ​
Kunker ke Rutan Tanjung Pura, Kanwil Ditjenpas Sumut Dorong Satker Lain Contoh Keberhasilan Program Ketapang
​Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Hadiri Sosialisasi Kelayan Binter, Perkuat Sinergi Reintegrasi Sosial di Langkat
Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP Evaluasi Litmas Integrasi dan Pencabutan SK
Bapas Kelas I Medan Bersama Kanwil Ditjenpas Sumut Sosialisasikan Kelayan Binter Di Kabupaten Langkat
Beri Dukungan Penuh bagi Klien Pemasyarakatan, Bapas Medan Kolaborasi dengan Yayasan Perisai Indonesia
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:22

Polres Pelabuhan Makassar Ungkap 8 Kasus Pencurian di Ujung Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:57

Puncak Perayaan HUT Ke-27 Malinau: Pesta Budaya Irau Ke-12 Sukses Meriah dan Memukau

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:13

DPW KJNI Sejumlah Provinsi Sampaikan Apresiasi, Arul Tekankan Persatuan dan Integritas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:00

Rapat Paripurna HUT ke-14 Kaltara: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen, Pemprov Raih WTP 12 Kali Berturut-turut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:50

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:44

KAKI Jatim Sarankan Presiden Prabowo Pertimbangkan Dewan Pertimbangan yang Dinilai Hanya Habiskan Anggaran Negara 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:18

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:43

Kasat Lantas AKP Abdul Malik Pimpin Pengaturan Arus, Keselamatan Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta Jadi Prioritas

Berita Terbaru