Dibawah Kepemimpinan Kapolda Riau, Satu Tahun PHR Green Policing Berhasil Mengubah Paradigma dan Melahirkan Gerakan Ekologis

LENSA BHAYANGKARA

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:44

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Satu tahun kepemimpinan Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., tidak hanya menandai capaian institusional semata, tetapi juga menghadirkan sebuah transformasi paradigma dalam tubuh kepolisian melalui pendekatan Green Policing yang dinilai berhasil dan berdampak luas. Rabu (18/03/2026).

Persatuan Hijau Riau (PHR) menilai bahwa konsep Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau telah melampaui batas sebagai program kerja, dan berkembang menjadi kerangka berpikir baru dalam melihat relasi antara keamanan, lingkungan, dan keberlanjutan.

Ketua Umum PHR, Hengky Primana, menyebut bahwa pendekatan tersebut merupakan bentuk rekonstruksi peran kepolisian di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang dilakukan Kapolda Riau bukan sekadar menghadirkan program, tetapi membangun sebuah paradigma baru bahwa keamanan tidak bisa dipisahkan dari keberlanjutan lingkungan. Ini adalah pendekatan yang progresif dan memiliki basis intelektual yang kuat,” ujarnya.

Dalam perspektif PHR, keberhasilan Green Policing dapat dilihat dari dua dimensi sekaligus: dimensi praksis dan dimensi gerakan. Pada dimensi praksis, berbagai langkah konkret seperti penanganan kebakaran hutan dan lahan, pelaksanaan Jambore Karhutla 2025, serta penertiban kawasan hutan di Taman Nasional Tesso Nilo menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga ekosistem.

Namun lebih dari itu, pada dimensi gerakan, Green Policing telah melahirkan efek turunan yang signifikan di tengah masyarakat.

“Berdirinya Persatuan Hijau Riau, dimaklumatkannya Hari Ekosistem Riau, hingga bergulirnya wacana dan dorongan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang lingkungan, merupakan manifestasi langsung dari keberhasilan Green Policing. Ini menunjukkan bahwa kebijakan tersebut mampu memproduksi kesadaran kolektif,” jelas Hengky.

Ia menambahkan bahwa fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran penting, di mana isu lingkungan tidak lagi ditempatkan sebagai isu sektoral, melainkan sebagai bagian integral dari sistem keamanan dan tata kelola sosial.

Lebih jauh, PHR menilai bahwa kepemimpinan Kapolda Riau berhasil membangun moral authority sekaligus social legitimacy di tengah masyarakat.

Hal ini tercermin dari tingginya partisipasi publik dalam berbagai kegiatan berbasis lingkungan, serta menguatnya kolaborasi lintas sektor.

“Green Policing di Riau hari ini tidak hanya bekerja dalam ruang institusi, tetapi telah hidup sebagai gerakan sosial. Dan ini adalah indikator paling kuat dari sebuah kebijakan yang berhasil,” tambahnya.

Dalam konteks yang lebih luas, PHR memandang bahwa model yang dibangun di Riau berpotensi menjadi referensi nasional dalam mengintegrasikan fungsi kepolisian dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Momentum satu tahun kepemimpinan ini, menurut PHR, menjadi titik penting bahwa arah baru kepolisian yang adaptif, ekologis, dan berorientasi masa depan bukan hanya sebuah gagasan, tetapi telah teruji dalam praktik.

“Ini bukan hanya tentang satu tahun kepemimpinan, tetapi tentang fondasi perubahan jangka panjang. Dan kami menilai, Green Policing di Riau telah membuktikan dirinya sebagai model transformasi yang berhasil,” tutup Hengky.

Sumber: Humas Polda Riau

(Ros.H)

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Makassar Ungkap 8 Kasus Pencurian di Ujung Tanah
Puncak Perayaan HUT Ke-27 Malinau: Pesta Budaya Irau Ke-12 Sukses Meriah dan Memukau
DPW KJNI Sejumlah Provinsi Sampaikan Apresiasi, Arul Tekankan Persatuan dan Integritas
Rapat Paripurna HUT ke-14 Kaltara: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen, Pemprov Raih WTP 12 Kali Berturut-turut
Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah
KAKI Jatim Sarankan Presiden Prabowo Pertimbangkan Dewan Pertimbangan yang Dinilai Hanya Habiskan Anggaran Negara 
KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur
Kasat Lantas AKP Abdul Malik Pimpin Pengaturan Arus, Keselamatan Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta Jadi Prioritas

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:23

Alat Berat Masuk Kawasan Konservasi, PETI Kerinci Bukan Aktivitas Tradisional Melainkan Kejahatan Terorganisir

Kamis, 24 September 2026 - 04:43

Edi Suprapto: Kemitraan Media Harus Transparan, Objektif dan Memberi Ruang yang Sama bagi Seluruh Media

Kamis, 10 September 2026 - 13:14

Rawat Ingatan, Tegakkan Keadilan: Rafly Serukan September Hitam Berlangsung Damai

Minggu, 6 September 2026 - 12:30

Wartawan dan Organisasi Pers Bahas Implikasi RUU Perampasan Aset dalam Seminar SWI

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:26

Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:39

Kolaborasi, Kompetensi, dan Konsolidasi: Langkah Strategis SWI Membangun Pers Berkualitas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:57

Mabes Polri dan Pusdokkes Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Pengemudi Ojol

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:58

**APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan** 

Berita Terbaru