Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

REDAKSI MEDAN

Kamis, 10 September 2026 - 15:48

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kembali memperketat pengelolaan keamanan dengan memindahkan sembilan narapidana berisiko tinggi ke sejumlah lapas di kawasan Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.

Pemindahan sembilan narapidana tersebut dilakukan pada Rabu (9/9/2026) malam, mulai pukul 20.40 WIB. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemasyarakatan dalam menempatkan narapidana berdasarkan tingkat risiko, kebutuhan pembinaan, dan hasil asesmen.

Penempatan narapidana berisiko tinggi di Nusakambangan dilakukan untuk memastikan mereka berada di lingkungan pemasyarakatan dengan sistem pengamanan yang sesuai dengan karakteristik dan tingkat risikonya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara hukum, pemindahan narapidana untuk kepentingan keamanan, pembinaan, dan/atau proses peradilan dimungkinkan sebagaimana diatur dalam Pasal 37 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Kelas I Tangerang berkoordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon.

Proses pemindahan juga mendapat dukungan pengawalan personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Banten.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat menegaskan, pemindahan tersebut bukan sekadar memindahkan narapidana dari satu tempat ke tempat lain.

Kebijakan itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan keamanan sekaligus pembinaan berdasarkan tingkat risiko masing-masing warga binaan.

“Pemindahan ini merupakan langkah yang dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan, pembinaan, dan hasil asesmen. Penempatan narapidana risiko tinggi dilaksanakan ke wilayah Nusakambangan sesuai SOP,” ujar Beni kepada Hallonews.id, Kamis (10/9/2026) pagi.

Menurut Beni, setiap proses pemindahan dilakukan dengan memperhatikan prosedur operasional standar (SOP) serta aspek keamanan secara menyeluruh.

“Pengamanan pun dilakukan secara berlapis sejak persiapan hingga keberangkatan. untuk memastikan seluruh rangkaian Koordinasi antarpersonel dan instansi diperkuat pemindahan berlangsung sesuai prosedur,” katanya.

Pemindahan tersebut sekaligus menunjukkan penerapan pendekatan pemasyarakatan berbasis risiko. Dalam pendekatan ini, penempatan narapidana tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga faktor keamanan serta kebutuhan pembinaan.

Dengan pemindahan tersebut, sembilan narapidana berisiko tinggi dari Lapas Kelas I Tangerang selanjutnya menjalani proses pembinaan di lapas tujuan di kawasan Nusakambangan.

“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga para narapidana diberangkatkan menuju wilayah Pulau Nusakambangan,” pungkas Beni.(AVID/voi.id)

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Tegak Lurus Asta Cita, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Perikanan hingga Peternakan Produktif
Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah
Buntut Tembok Berdiri di Gang Anggrek: Kuasa Hukum Warga Tuntut Pengembalian Tapal Batas Asli Sesuai SHM!
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:47

Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:44

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17

Tegak Lurus Asta Cita, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Perikanan hingga Peternakan Produktif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:30

Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:46

Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:16

Buntut Tembok Berdiri di Gang Anggrek: Kuasa Hukum Warga Tuntut Pengembalian Tapal Batas Asli Sesuai SHM!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:58

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13

Dony Pacek Berpulang Tinggalkan Duka, Husen Sukri Sampaikan Belasungkawa dan Minta Kasus Diusut Tuntas

Berita Terbaru