Kasus Dugaan Pungutan Penebusan Kendaraan Jadi Sorotan, Transparansi Propam Bangkalan Dipertanyakan

REDAKSI SULSEL

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:41

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABHAYANGKARA.COM, BANGKALAN – Informasi yang beredar mengenai dugaan adanya pungutan dalam proses penebusan kendaraan hasil Operasi Patuh Pajak di Kabupaten Bangkalan mendapat perhatian dari Plt Kasi Propam Polres Bangkalan, Rezaki.

 

Sebelumnya, sejumlah pemberitaan memuat keterangan terkait dugaan adanya permintaan sejumlah uang dalam proses pengambilan kendaraan yang terjaring operasi gabungan yang melibatkan Satlantas Polres Bangkalan, UPT PPD Bangkalan, Jasa Raharja, dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan di kawasan Rest Area Tangkel Suramadu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menanggapi informasi tersebut, Rezaki menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap laporan maupun keterangan dari masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa yang dimaksud guna dilakukan klarifikasi dan pendalaman.

 

“Kalau ada masyarakat yang merasa pernah dimintai uang oleh petugas, silakan melapor ke Propam. Jika tidak bisa datang, berikan alamat lengkapnya, saya siap mendatangi untuk meminta keterangan. Saya ingin memastikan informasi yang beredar tersebut dapat diklarifikasi secara objektif,” ujar Rezaki, Senin (22/6/2026).

 

Pernyataan tersebut mendapat perhatian publik karena masyarakat berharap setiap laporan maupun informasi yang masuk dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku serta menghasilkan kejelasan mengenai perkembangan penanganannya.

 

Dalam proses komunikasi lanjutan, pihak media juga meminta penjelasan terkait mekanisme klarifikasi maupun prosedur pemanggilan secara resmi guna menjamin transparansi dan profesionalisme proses pemeriksaan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan lebih lanjut yang dapat diperoleh terkait hal tersebut.

 

Saat ini, informasi mengenai dugaan pungutan dalam proses penebusan kendaraan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari pihak-pihak terkait. Masyarakat pun menantikan langkah dan penjelasan resmi dari instansi berwenang guna memberikan kepastian informasi serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan aturan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Tim

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Makassar Ungkap 8 Kasus Pencurian di Ujung Tanah
Puncak Perayaan HUT Ke-27 Malinau: Pesta Budaya Irau Ke-12 Sukses Meriah dan Memukau
DPW KJNI Sejumlah Provinsi Sampaikan Apresiasi, Arul Tekankan Persatuan dan Integritas
Rapat Paripurna HUT ke-14 Kaltara: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen, Pemprov Raih WTP 12 Kali Berturut-turut
Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah
KAKI Jatim Sarankan Presiden Prabowo Pertimbangkan Dewan Pertimbangan yang Dinilai Hanya Habiskan Anggaran Negara 
KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur
Kasat Lantas AKP Abdul Malik Pimpin Pengaturan Arus, Keselamatan Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru