Puluhan Barang Bukti Kendaraan Menghilang, Publik Desak Klarifikasi Polres Bangkalan

REDAKSI SULSEL

Senin, 23 Februari 2026 - 17:39

50133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABHAYANGKARA.COM, BANGKALAN – Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan barang bukti (BB) di Polres Bangkalan, Madura, di bawah naungan Polda Jawa Timur, tengah menjadi sorotan. Dugaan lenyapnya puluhan kendaraan yang berstatus barang bukti mencuat setelah adanya keterangan internal yang menyebut keberadaan BB tersebut tidak lagi jelas, baik di Mapolres Bangkalan maupun di Kejaksaan Negeri Bangkalan.

Informasi ini disampaikan oleh seorang oknum anggota Polsek jajaran Polres Bangkalan yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebut persoalan pengelolaan barang bukti kendaraan bukanlah isu baru, melainkan masalah yang telah berlangsung cukup lama tanpa penyelesaian transparan.

“Jangan Polsek saja yang disorot. Kalau mau berani, ungkap semua. Puluhan BB kendaraan di Polantas Mapolres Bangkalan dari dulu tidak jelas. BB-nya sudah bersih, tidak ada di Mapolres,” ujarnya, Sabtu (21/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai mekanisme pencatatan, penyimpanan, hingga distribusi barang bukti, khususnya kendaraan bermotor yang semestinya tercatat secara administratif dan fisik. Dalam sistem peradilan pidana, barang bukti memiliki posisi vital sebagai bagian dari alat pembuktian di persidangan. Ketidakjelasan keberadaan BB berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum dan etik yang tidak ringan.

Sumber internal itu juga menyinggung adanya persoalan lain di lingkungan Mapolres Bangkalan yang dinilai luput dari perhatian publik.
“Jangan hanya fokus BB. Banyak kasus mandek dan surat panggilan Laporan Informasi (LI) yang dibiarkan,” tambahnya.

Indikasi adanya kasus yang stagnan serta dugaan pembiaran administrasi mempertegas pentingnya audit internal maupun pengawasan eksternal secara menyeluruh. Transparansi bukan sekadar tuntutan moral, melainkan kewajiban institusional dalam menjaga integritas penegakan hukum.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, belum memberikan penjelasan rinci terkait dugaan tersebut.

“Mohon waktu, kami tanyakan dulu,” katanya singkat.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo hingga berita ini diterbitkan belum merespons upaya konfirmasi yang telah dilayangkan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan jumlah pasti kendaraan yang diduga hilang, status hukumnya, maupun hasil inventarisasi terakhir. Publik menunggu klarifikasi terbuka dan langkah konkret dari jajaran kepolisian untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur dalam pengelolaan barang bukti.

Ketiadaan transparansi dalam perkara ini berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Audit menyeluruh dan penelusuran administrasi menjadi langkah mendesak guna memastikan setiap barang bukti tercatat, tersimpan, dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

(Tim BBG)

Berita Terkait

Sekjen KJNI Kritik Keras Salah Kaprah Pokir Dewan: Jangan Jadikan Aspirasi Rakyat sebagai Ladang Kepentingan!
Polres Pelabuhan Makassar Ungkap 8 Kasus Pencurian di Ujung Tanah
Puncak Perayaan HUT Ke-27 Malinau: Pesta Budaya Irau Ke-12 Sukses Meriah dan Memukau
DPW KJNI Sejumlah Provinsi Sampaikan Apresiasi, Arul Tekankan Persatuan dan Integritas
Rapat Paripurna HUT ke-14 Kaltara: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen, Pemprov Raih WTP 12 Kali Berturut-turut
Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah
KAKI Jatim Sarankan Presiden Prabowo Pertimbangkan Dewan Pertimbangan yang Dinilai Hanya Habiskan Anggaran Negara 
KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:53

Sinergi Cegah Banjir, Rutan Kabanjahe Bersama Kelurahan Kampung Dalam Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:51

Kunker ke Rutan Tanjung Pura, Kanwil Ditjenpas Sumut Dorong Satker Lain Contoh Keberhasilan Program Ketapang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:26

​Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Hadiri Sosialisasi Kelayan Binter, Perkuat Sinergi Reintegrasi Sosial di Langkat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:02

Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP Evaluasi Litmas Integrasi dan Pencabutan SK

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:32

Bapas Kelas I Medan Bersama Kanwil Ditjenpas Sumut Sosialisasikan Kelayan Binter Di Kabupaten Langkat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:29

Beri Dukungan Penuh bagi Klien Pemasyarakatan, Bapas Medan Kolaborasi dengan Yayasan Perisai Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45

Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:09

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru