Musibah Kerja di PTPN IV, Perusahaan Langsung Ambil Langkah Pencegahan dan Pendampingan

REDAKSI MEDAN

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:07

50157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Dua insiden kecelakaan kerja yang terjadi dalam waktu berdekatan di lingkungan PTPN IV PalmCo menjadi duka mendalam sekaligus peringatan serius bagi perusahaan. Manajemen PTPN IV langsung mengambil langkah cepat untuk menangani musibah, memastikan pemenuhan hak karyawan, sekaligus melakukan evaluasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Insiden pertama terjadi pada Jumat malam (17/10/2025) di Kebun Gunung Monako, Regional I, ketika seorang petugas keamanan meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik. Sebelumnya, dua pekerja Kebun Pabatu, Regional II, meninggal dunia setelah tertimpa pohon sawit saat beristirahat usai bekerja.

Ahmad Diponogoro, SEVP Business Support PTPN IV Regional I, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut. “Kita berduka, almarhum adalah bagian dari keluarga besar PalmCo. Kami berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Dipo. Ia menjelaskan, sesaat setelah kejadian, manajemen segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian, tenaga medis, dan perangkat desa setempat untuk proses evakuasi dan investigasi. Laporan resmi juga disampaikan kepada Dinas Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan serta Kepolisian sesuai ketentuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebutkan Dipo, penanganan terhadap keluarga korban pasca kejadian mencakup penyaluran santunan, asuransi ketenagakerjaan, dan pendampingan langsung kepada keluarga.

Lebih jauh, sebagai langkah pencegahan, perusahaan mempercepat pembaruan evaluasi dokumen HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) yang biasanya dilakukan berkala. “Di area berisiko tinggi, seperti sekitar jaringan listrik, hanya petugas khusus yang diperbolehkan bekerja. Kami juga memperketat pengawasan sistem keamanan malam dan melakukan inspeksi ulang instalasi listrik,” tambah Ahmad.

Senada dengan Dipo, Arief Subhan Siregar, SEVP Business Support PTPN IV Regional II, menyatakan bahwa insiden di Kebun Pabatu juga ditangani dengan langkah cepat dan komprehensif. “Kami langsung menginvestigasi bersama tim P2K3 untuk mengetahui penyebab dan merancang langkah pencegahan. Untuk hak-hak karyawan telah kami penuhi dan keluarga mendapatkan pendampingan penuh,” kata Arief.

Disebutkannya, manajemen melakukan penataan ulang area kerja, termasuk inspeksi pohon sawit produktif yang berpotensi tumbang serta penetapan area istirahat yang aman bagi pekerja lapangan. “Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk terus menguatkan budaya keselamatan kerja. Pengawasan dan pelatihan K3 akan kami tingkatkan agar setiap pekerja memahami pentingnya prosedur keselamatan,” ujarnya.

Dua peristiwa ini menjadi perhatian utama manajemen PTPN IV PalmCo. Selain memastikan hak-hak pekerja terpenuhi, perusahaan berkomitmen memperkuat sistem keselamatan kerja dan menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

“Keselamatan dan kesejahteraan pekerja adalah prioritas utama kami. Kami ingin setiap insan PalmCo bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” tutup Arief.

Kecelakaan kerja yang terjadi saat standar aturan dan pengawasan tersedia serta terlaksana merupakan musibah. Maka pencegahan untuk menghindari kecelakaan berulang merupakan keharusan, sehingga keselamatan dan keamanan pekerja serta lingkungan terus terjaga.(AVID/rel)

Berita Terkait

Diskusi Santai di Warkop Dedi Cemot, Chairun Syahputra dan Darius Simanjuntak Bahas Gejala Hepatitis B
Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pengancaman di Tanjung Morawa Dinilai Berjalan Lamban, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum
PHI Medan Tolak Gugatan 101 Pensiunan dan Ahli Waris PTPN II
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Pegiat Sosial Sayangkan Kekerasan yang Seret Nama Ketua DPRD Lebak
Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:45

Dari Resah Jadi Perlawanan: Warga Bersatu Tolak Dugaan Peredaran Obat Golongan G

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:22

Ketua MPW Pujaketarub Sumut Serahkan SK Mandat, DPD Pujaketarub Deli Serdang Siap Kembangkan Organisasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:30

Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:19

Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:40

Publik Dibuat Geger! Tuduhan Gudang BBM Milik Anggota TNI AU Berujung Klarifikasi Mengejutkan

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:50

Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Hiburan Rakyat hingga Nobar Final Piala Dunia, Festival Nusantara Ditutup Meriah

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37

Kapolsek Panipahan Turun ke Lahan, Pastikan Tanaman Jagung Tumbuh Optimal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Berita Terbaru