JEMBATAN KASIH UNTUK ANAK DAN IBU, LAPAS PEREMPUAN MEDAN TERIMA KUNJUNGAN DARI YAYASAN LAM HORAS

REDAKSI MEDAN

Jumat, 26 September 2025 - 01:43

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Lapas Perempuan Kelas IIA Medan kembali menerima kunjungan dari Yayasan Lam Horas dengan program bertema “Jembatan Kasih (Bridge of Love)” untuk anak-anak yang mengunjungi ibu mereka di penjara. Rabu (24/09)

Kunjungan ini diterima langsung oleh Plh Kasi Binadik, Fice Parlina dan Kasubsi Bimkemaswat, Yustinasari Harahap. Program ini akan dilakukan di Lembaga Pemasayarakatan Perempuan Kelas IIA Medan, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini diperuntukkan bagi anak-anak yang ada di Sumatera Utara namun tidak tertutup kemungkinan juga bagi anak yang berada di luar Sumatera Utara namun ibunya berada di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan. Pemilihan anak ini akan dipilih berdasarkan urgensi siapa anak yang paling membutuhkan untuk segera bertemu ibunya.

Seperti anak yang sedang sakit dan sangat ingin bertemu ibunya, anak yang belum pernah sama sekali bertemu semenjak ibu mereka masuk penjara dan anak yang tidak bisa bertemu Ibunya karena bertempat tinggal sangat jauh dari Lapas. Anak yang akan mendapatkan bantuan program ini adalah anak usia 5 – 18 tahun ( maksimal duduk dibangku SMA).

Kegiatan akan diawali dengan pembagian kuesioner kepada 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas IIA Medan untuk mengidentifikasi anak-anak dari WBP yangakan menerima bantuan program ini. Selanjutnya akan dilakukan wawancara singkat dengan WBP yang potensial menjadi calon Ibu yang akan dikunjungi oleh anaknya. Setelah daftar final anak-anak yang akan dibantu ditetapkan, Yayasan Lam Hotas akan mengunjungi mereka satu per satu.

Dengan dilaksanakannya kegiayan ini, semoga dapat memberikma dukungan sosial dan emosional bagi anak-anak yang ibunya didalam Lapas dengan demikian diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dan mengurangi stigma terhadap anak-anak yang orangtuanya berada didalam penjara dan Mendorong masyarakat dan negara untuk lebih peduli dan mendukung dalam pemenuhan hak anak-anak yang mempunyai orangtua dalam penjara.(AVID/rel)

Berita Terkait

Diskusi Santai di Warkop Dedi Cemot, Chairun Syahputra dan Darius Simanjuntak Bahas Gejala Hepatitis B
Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pengancaman di Tanjung Morawa Dinilai Berjalan Lamban, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum
PHI Medan Tolak Gugatan 101 Pensiunan dan Ahli Waris PTPN II
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Pegiat Sosial Sayangkan Kekerasan yang Seret Nama Ketua DPRD Lebak
Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:30

Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:31

Kawal Program Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Kesiapan Lahan Jagung

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:19

Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:50

Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Hiburan Rakyat hingga Nobar Final Piala Dunia, Festival Nusantara Ditutup Meriah

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37

Kapolsek Panipahan Turun ke Lahan, Pastikan Tanaman Jagung Tumbuh Optimal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:00

Terungkap! Kapolrestabes Medan Pernah Hubungi Ketua Umum HBB dan Ketua Umum PMS Berjanji Menyelesaikan Kasus Korban Jadi Tersangka Setelah Nangkap Maling ?

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:29

Bencana Lingkungan Mengintai Deli Serdang! GEMPAR SUMUT Tuntut Pertanggungjawaban Atas Matinya Puluhan Ton Ikan

Berita Terbaru