JEMBATAN KASIH UNTUK ANAK DAN IBU, LAPAS PEREMPUAN MEDAN TERIMA KUNJUNGAN DARI YAYASAN LAM HORAS

REDAKSI MEDAN

Jumat, 26 September 2025 - 01:43

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Lapas Perempuan Kelas IIA Medan kembali menerima kunjungan dari Yayasan Lam Horas dengan program bertema “Jembatan Kasih (Bridge of Love)” untuk anak-anak yang mengunjungi ibu mereka di penjara. Rabu (24/09)

Kunjungan ini diterima langsung oleh Plh Kasi Binadik, Fice Parlina dan Kasubsi Bimkemaswat, Yustinasari Harahap. Program ini akan dilakukan di Lembaga Pemasayarakatan Perempuan Kelas IIA Medan, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini diperuntukkan bagi anak-anak yang ada di Sumatera Utara namun tidak tertutup kemungkinan juga bagi anak yang berada di luar Sumatera Utara namun ibunya berada di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan. Pemilihan anak ini akan dipilih berdasarkan urgensi siapa anak yang paling membutuhkan untuk segera bertemu ibunya.

Seperti anak yang sedang sakit dan sangat ingin bertemu ibunya, anak yang belum pernah sama sekali bertemu semenjak ibu mereka masuk penjara dan anak yang tidak bisa bertemu Ibunya karena bertempat tinggal sangat jauh dari Lapas. Anak yang akan mendapatkan bantuan program ini adalah anak usia 5 – 18 tahun ( maksimal duduk dibangku SMA).

Kegiatan akan diawali dengan pembagian kuesioner kepada 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas IIA Medan untuk mengidentifikasi anak-anak dari WBP yangakan menerima bantuan program ini. Selanjutnya akan dilakukan wawancara singkat dengan WBP yang potensial menjadi calon Ibu yang akan dikunjungi oleh anaknya. Setelah daftar final anak-anak yang akan dibantu ditetapkan, Yayasan Lam Hotas akan mengunjungi mereka satu per satu.

Dengan dilaksanakannya kegiayan ini, semoga dapat memberikma dukungan sosial dan emosional bagi anak-anak yang ibunya didalam Lapas dengan demikian diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dan mengurangi stigma terhadap anak-anak yang orangtuanya berada didalam penjara dan Mendorong masyarakat dan negara untuk lebih peduli dan mendukung dalam pemenuhan hak anak-anak yang mempunyai orangtua dalam penjara.(AVID/rel)

Berita Terkait

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Medan Perkuat Kontrol Area Branggang
Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK
Ratusan Warga Ngantre di Dapur Umum GRIB Jaya Medan, Menikmati Makan Siang Gratis
Tembok Gang Anggrek Tantang Pemko Medan: Siapa yang Berkuasa, Hukum atau Tembok?
Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro
Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”
Surat Advokat Jadi Sorotan, Ahli Pidana UISU Bahas Kasus Doddy Thahir
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00

Bertahap, Pemkab Karo Mulai Perbaiki Infrastruktur Jalan Udara–Simpang Empat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:52

Bupati Karo Resmi Buka Karo Open Karate Championship 2026 Piala Bupati Karo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:37

PT HAMI Group Indonesia Diduga Pasang Jaringan Internet Ilegal Di Kabupaten Karo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21

Bupati Karo Gelar Sambang Warga di Desa Kem Kem Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:57

Kabar Baik,” Perubahan APBD Kabupaten Karo 2026 Disahkan, Pendapatan Daerah Naik Rp 12,26 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:27

Perubahan APBD Kabupaten Karo 2026 di Sahkan, Bupati Karo Dorong Percepatan Realisasi program Kegiatan

Sabtu, 26 September 2026 - 16:46

Wakil Rektor II Kampus ITB Cabang Kabanjahe Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan

Jumat, 25 September 2026 - 12:21

Sampai Saat Ini PT HAMI Belum Kantongi Izin Resmi

Berita Terbaru