Polda Sumut “Dikepung” Papan Bunga! Seruan Pecat Kompol DK Terus Menggema

LENSA BHAYANGKARA

Jumat, 25 Juli 2025 - 05:50

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Situasi di depan Markas Polda Sumatera Utara semakin memanas. Puluhan papan bunga berisi desakan pemecatan terhadap Kompol Dedi Kurniawan (DK) terus berdatangan, Jumat (25/7/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes atas dugaan kriminalisasi terhadap seorang warga Tanjungbalai bernama Rahmadi.

Sebelumnya, sejumlah papan bunga sempat ditumbangkan oleh oknum tak dikenal dan dievakuasi oleh petugas kepolisian. Namun tak lama berselang, puluhan baliho baru berbentuk papan bunga justru kembali berdatangan dan terpajang di depan gerbang Mapolda Sumut Jalan SM Raja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini membuat suasana di sekitar markas besar kepolisian itu menjadi perhatian publik.

Isi papan bunga tersebut tak main-main. Terdapat seruan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar segera memberhentikan Kompol DK yang dituding telah melakukan kriminalisasi dan penganiayaan terhadap Rahmadi dalam kasus dugaan sabu-sabu.

Salah satu isi papan bunga berbunyi:
“Tolong Bapak Presiden! Pecat Kompol Dedi Kurniawan karena Mengkriminalisasi Rakyat Kecil!”

Keluarga Rahmadi menyebut penangkapan yang dilakukan oleh tim yang dipimpin Kompol DK bukan hanya tidak didukung dua alat bukti sah, tetapi juga disertai kekerasan fisik yang terekam CCTV dan kini viral di media sosial.

Abang kandung Rahmadi pun telah melaporkan Kompol DK ke SPKT Polda Sumut, berharap agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

Mereka menuding, penetapan tersangka terhadap Rahmadi tidak prosedural dan melanggar hak asasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto belum memberikan keterangan resmi, namun tekanan dari masyarakat terus bergulir.

Papan-papan bunga terus berdatangan, menunjukkan bahwa suara publik belum akan reda dalam waktu dekat.

Warga Tanjungbalai dan simpatisan menyatakan akan terus menyuarakan desakan pemecatan terhadap Kompol DK hingga ada kejelasan hukum yang adil bagi Rahmadi.(AVID)

Berita Terkait

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Medan Perkuat Kontrol Area Branggang
Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK
Ratusan Warga Ngantre di Dapur Umum GRIB Jaya Medan, Menikmati Makan Siang Gratis
Tembok Gang Anggrek Tantang Pemko Medan: Siapa yang Berkuasa, Hukum atau Tembok?
Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro
Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”
Surat Advokat Jadi Sorotan, Ahli Pidana UISU Bahas Kasus Doddy Thahir
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:02

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Medan Perkuat Kontrol Area Branggang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:51

Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:23

Ratusan Warga Ngantre di Dapur Umum GRIB Jaya Medan, Menikmati Makan Siang Gratis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:41

Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro

Rabu, 30 September 2026 - 19:54

Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”

Rabu, 30 September 2026 - 10:34

Surat Advokat Jadi Sorotan, Ahli Pidana UISU Bahas Kasus Doddy Thahir

Rabu, 30 September 2026 - 09:16

Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir

Rabu, 30 September 2026 - 08:57

Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Berita Terbaru