Teriak Minta Keadilan, Korban Tikaman di Medan: “Pelaku Masih Bebas Berkeliaran!”

LENSA BHAYANGKARA

Jumat, 11 Juli 2025 - 19:12

50212 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Kekerasan jalanan kembali mencoreng kota Medan. Jaya Perkas, seorang warga Jalan Mangkubumi, Medan Maimun, menjadi korban pengeroyokan sadis yang diduga didalangi oleh Suhartono dan kawan-kawannya. Insiden brutal ini mengakibatkan Jaya menderita luka serius: gigi patah dan luka tusuk di punggung.

Jaya menuturkan, ia mengalami luka lecet di kedua tangan, telinga kanan berdarah, hidung bengkak, serta bibir pecah dan gigi bagian bawahnya patah.

“Punggung kanan saya juga mengalami luka tusukan, terus bibirku pecah, gigi pun patah,” ungkap Jaya pada Kamis (10/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi di Jalan Suka Mulia, tak jauh dari Kantor Pajak. Menurut Jaya, ia memang sering berselisih paham dengan para terduga pelaku. Sesaat sebelum kejadian, saat Jaya sedang berada di lokasi, Suhartono bersama teman-temannya datang dan langsung melancarkan serangan membabi-buta.

Merasa dirugikan dan trauma atas kejadian ini, Jaya Perkas telah melaporkan insiden tersebut ke Polsek Medan Kota. Laporan Polisi Nomor: LP/B/294/V/1/2025/SPKT/POLSEK MEDAN KOTA/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, telah ditandatangani pada 2 Juni 2025 pukul 07.53 WIB. Peristiwa ini diduga kuat merupakan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP Juncto 351 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP.

“Saya sangat berharap kepada pihak kepolisian agar bisa menangkap para pelaku, karena pelaku sampai saat ini masih bebas berkeliaran menghirup udara bebas,” pungkas Jaya, meminta keadilan.

Sementara, Suhartono alias Tono semakin besar kepala bahkan Ia pun merasa kebal hukum karena kembali, ia bersama teman-temannya, bahkan diduga An ayahnya ikut serta, menganiaya Jaya Perkas.

Tangan korban digari, bahu belakang ditikam, telinga mengalami pendarahan.
Bagaimana mana Tono merasa tidak kebal hukum karena Lp/B/357/XII/2024/SPKT/ Polrestabes Medan 16 Desember 2024 belum berjalan juga hingga ia bebas berkeliaran,yang mana pelapor Anjeli Dewi sebagai ibu korban Frezky yang mengakibatkan jari jempol putus

Terpisah, Kapolsek Medan Kota melalui Kanit Reskrim, Iptu Fandi dikonfirmasi awak media via Whatsaap terkait hal tersebut, mengaku sedang diproses.(Ld)

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Tegak Lurus Asta Cita, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Perikanan hingga Peternakan Produktif
Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah
Buntut Tembok Berdiri di Gang Anggrek: Kuasa Hukum Warga Tuntut Pengembalian Tapal Batas Asli Sesuai SHM!
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:47

Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:44

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:17

Tegak Lurus Asta Cita, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Perikanan hingga Peternakan Produktif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:30

Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:46

Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:16

Buntut Tembok Berdiri di Gang Anggrek: Kuasa Hukum Warga Tuntut Pengembalian Tapal Batas Asli Sesuai SHM!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:58

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13

Dony Pacek Berpulang Tinggalkan Duka, Husen Sukri Sampaikan Belasungkawa dan Minta Kasus Diusut Tuntas

Berita Terbaru