Polsek Panipahan Turun Langsung Ke Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

REDAKSI SULSEL

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:40

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com Rokan Hilir, 24 Mei 2026 – Guna mendukung penuh program strategis Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Panipahan mengambil langkah nyata dengan turun langsung memantau perkembangan pertanian di wilayah hukumnya. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Sabhara Polsek Panipahan, Aiptu Alfian Silaban, yang melakukan pengecekan terhadap tanaman jagung jenis pipil di wilayah Desa Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan proses pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan aparat dalam mensukseskan program pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan di daerah. Kehadiran petugas kepolisian di tengah lahan pertanian ini merupakan wujud sinergi antara lembaga penegak hukum dengan masyarakat dalam mendukung kemandirian pangan daerah.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pengecekan yang dilakukan, Aiptu Alfian Silaban meninjau langsung kondisi fisik tanaman jagung, mulai dari tingkat pertumbuhan, kondisi tanah, hingga potensi hasil panen yang nantinya akan diperoleh. Ia juga berinteraksi dengan warga sekitar dan petani setempat untuk memahami kendala yang mungkin dihadapi serta memberikan semangat agar petani terus bergerak produktif.

 

“Kami dari Polsek Panipahan siap mendukung sepenuhnya program Bapak Presiden terkait ketahanan pangan nasional. Kehadiran kami di sini selain untuk memantau perkembangan tanaman, juga ingin menunjukkan bahwa kepolisian hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung kemajuan sektor pertanian yang menjadi tumpuan kebutuhan pokok rakyat,” ungkap Aiptu Alfian Silaban.

 

Ia menambahkan, komoditas jagung dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan kebutuhan yang terus meningkat, baik untuk konsumsi masyarakat maupun kebutuhan industri pakan ternak. Dengan pengawasan dan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan hasil panen jagung di Desa Pasir Limau Kapas dapat melimpah dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga setempat serta berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

 

Warga dan petani setempat menyambut baik langkah yang diambil Polsek Panipahan. Perhatian aparat kepolisian di sektor pertanian ini dinilai mampu meningkatkan semangat kerja para petani dan mempererat hubungan kemitraan antara polisi dan masyarakat demi kemajuan wilayah bersama.

 

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Polsek Panipahan dalam mendukung setiap program pembangunan pemerintah, serta memastikan stabilitas dan ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir tetap terjaga dengan baik.

 

Red

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Curanmor Datangi Satreskrim Polresta Pekanbaru Kawal Kasus
BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
Dakwaan Korupsi Gugur, Eks Bendahara BOS SMK Ganda Husada Divonis Lepas!
Kelangkaan BBM dan GAS LPG Semakin Meluas, Adi Silele : “Rakyat Menjerit”
Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Tim Resmob Polres Simalungun Gelar Patroli Skala Besar di Malam Libur
Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar
Warga Bantah Barak Gang Saru Digunakan untuk Narkoba, Pertanyakan Temuan di Lokasi
Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru